Medan, katakabar.com– Dugaan penyalahgunaan aset milik Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sumut kian panas. Kepala Disnaker, Yuliani Siregar, mencurigai ada oknum internal yang ikut bermain dalam praktik sewa-menyewa tersebut.

“Siapa anggota saya yang terlibat? Kabid, Kasi, atau Sekretaris? Saya tanya, tidak ada yang mengaku,” ujar Yuliani, Selasa (12/8/2025).

Kasus ini terungkap usai media memberitakan penyewaan aset Disnaker di Jalan Krakatau, Medan. Plt Sekretaris Disnaker, Ervan Ghani, menyebut pihaknya telah mengirim surat teguran kedua dan akan menertibkan lokasi bersama Satpol PP pekan depan.

Yuliani menegaskan tidak segan menindak jika terbukti ada pegawai yang mengambil keuntungan.

Direktur Eksekutif BARAPAKASI, Otti Batubara, SH, menilai praktik sewa aset tanpa setoran ke kas daerah masuk kategori dugaan korupsi. Ia menyoroti lemahnya pengawasan dan mendorong BKAD mengambil alih pengelolaan aset Pemprov Sumut agar tidak rawan penyimpangan.