Medan, katakabar.com- Ada yang janggal di kalangan aktivis mahasiswa Sumatera Utara belakangan ini.
Aliansi Mahasiswa Peduli Keadilan (AMPK), yang dipimpin Sutoyo, mendadak senyap. Tak ada suara, tak ada poster, tak ada aksi turun ke jalan — padahal sejak 8 Mei 2025 mereka sudah melayangkan surat pemberitahuan aksi terkait berbagai persoalan serius di RSUD Bachtiar Djafar, Medan Belawan.
Namun hingga 24 Mei 2025, aksi itu tak kunjung terjadi. Pertanyaan pun bergulir: apakah AMPK dibungkam? Apakah ada tekanan yang memaksa mereka mundur?
Di tengah kebisuan itu, Forum BEM Pemerhati Keadilan Sumut justru melangkah maju.
Mereka menyatakan siap menggelar demonstrasi besar pada Senin, 26 Mei 2025, dimulai dari Taman Kebun Bunga, lalu bergerak menuju Kantor Wali Kota Medan dan Dinas Kesehatan Kota Medan.
Isu Utama: Gagalnya RSUD Bachtiar Djafar dan Bobroknya Pengawasan
Dalam surat resmi yang diterima redaksi Pikiran Rakyat, Forum BEM Sumut membeberkan hasil kajian mereka. Tema aksi mereka: “Krisis Pelayanan Publik dan Gagalnya Tata Kelola RSUD H. Bachtiar Djafar sebagai Simbol Lumpuhnya Pengawasan Pemerintah Daerah terhadap Hak Kesehatan Rakyat.”
Mereka menyoroti sejumlah persoalan serius:
Dugaan penolakan pasien tanpa alasan medis,
Kerusakan alat kesehatan yang dibiarkan,
Pembuangan limbah B3 tanpa instalasi IPAL standar,
Indikasi penyimpangan anggaran pengadaan,
Menurunnya kepercayaan publik terhadap RSUD milik Pemko Medan.
Bukhori Sitorus, Koordinator Umum Forum BEM Sumut, tak menutupi kemarahannya.
“Kami muak dengan drama pelayanan publik yang pura-pura peduli tapi sejatinya korup. RSUD Bachtiar Djafar hari ini bukan simbol kesehatan, tapi simbol pengkhianatan negara terhadap rakyat kecil,” tegasnya.
Bukhori mendesak Wali Kota Medan dan Kepala Dinas Kesehatan segera turun tangan membenahi kekacauan ini.
“Ini bukan soal administrasi, ini soal nyawa. Ketika negara gagal melindungi rakyatnya, mahasiswa tidak boleh diam. Kami akan bangkit dan menggugat,” ujarnya lantang.
Tuntutan: Usut Korupsi, Perbaiki Sistem, Hukum Pelanggar
Forum BEM Sumut menegaskan tuntutan mereka:
Investigasi mendalam dugaan korupsi di RSUD H. Bachtiar Djafar,
Penindakan hukum atas dugaan pelanggaran lingkungan,
Reformasi total sistem pengawasan rumah sakit daerah,
Transparansi anggaran pelayanan publik.
Aksi ini sekaligus menjadi ultimatum bagi Pemerintah Kota Medan dan pihak terkait.
Ajakan Solidaritas: Mahasiswa, Rakyat, dan Media Bersatu
Forum BEM Sumut menyerukan seluruh elemen mahasiswa, masyarakat sipil, hingga media massa untuk bersama-sama mengawal aksi mereka.
“Jangan biarkan rumah sakit menjadi kuburan hidup bagi rakyat miskin,” tegas Bukhori lewat selebaran yang diterima redaksi.
Perjuangan ini, kata mereka, bukan semata soal rumah sakit, tapi soal perlawanan terhadap ketidakadilan yang merampas hak-hak dasar rakyat.()
Ketika Aliansi Mahasiswa Dibungkam, Forum BEM Sumut Siap Turun ke Jalan Desak Perbaikan RSUD Bachtiar Djafar
Diskusi pembaca untuk berita ini