Kepulauan Meranti, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Kepulauan Meranti melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Lingkungan Hidup atau Perkimtan-LH gelar Rapat Koordinasi atau Rakor Membangun Komitmen Bersama dan Peluncuran Program Pengurangan Sampah, Kamis (10/7), di Gedung Afifa, Jalan Banglas.
Wakil Bupati Kepulauan Meranti, H. Muzamil, yang buka Rakor dihadiri para asisten, staf ahli, camat, kepala desa, RT/RW, serta perwakilan dari unsur vertikal. Hadir pula narasumber Dr. Elviriadi dan Soffia Seffen, S.H dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Riau.
Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil menegaskan, persoalan sampah salah satu fokus utama pemerintah daerah saat ini, sesuai dengan visi-misi pasangan Asmar-Muzamil, yakni "Unggul, Agamis, dan Sejahtera".
“Untuk menjadi negeri yang unggul dan sejahtera, kata kuncinya adalah bersih. Tidak ada daerah yang bisa unggul jika lingkungannya kotor. Karena itu, sejak awal kami dilantik, kami serius menggesa isu kebersihan lingkungan, terutama di kawasan pemerintahan,” tegas Muzamil.
Ia menjelaskan, Pemkab telah membentuk Satuan Tugas atau Satgas Sampah, dan mengeluarkan surat edaran tentang pelaksanaan gotong royong setiap Kamis di minggu pertama tiap bulan oleh seluruh dinas.
Selain itu, kata Muzamil, kegiatan peninjauan langsung ke instansi pemerintah terus dilakukan untuk memastikan lingkungan kerja tetap bersih, sehat, dan siap melayani masyarakat.
"Mari, seluruh elemen masyarakat, termasuk pihak swasta, lembaga adat, Kementerian Agama, perusahaan, perbankan, TNI, dan Polri untuk turut ambil bagian dalam menciptakan Kabupaten Kepulauan Meranti yang bersih, unggul, agamis, dan sejahtera," imbaunya.
Kepala Dinas Perkimtan-LH Syaiful Bakhri, ST menyebutkan, kegiatan ini bertujuan membangun komitmen bersama dalam pengelolaan sampah, serta menjawab tantangan besar dalam menangani persoalan lingkungan di daerah.
“Pengelolaan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi membutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat serta kolaborasi lintas sektor. Ini isu global, dan kami ingin menunjukkan bahwa Meranti mampu menjadi contoh dalam pengelolaan sampah yang baik,” ucap Syaiful.
Program ini, harap Syaiful, dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengurangi volume sampah dan mengubahnya menjadi sumber daya yang bermanfaat.
Luncurkan Program Pengurangan Sampah, Muzamil Negeri Sejahtera Dimulai dari Lingkungan Bersih
Diskusi pembaca untuk berita ini