Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) diminta menyiapkan alat berat jenis backhoe loader beserta operatornya. Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup menyiapkan truk sampah untuk mendukung penanganan sampah.
Camat Tampahan juga mengoordinasikan perangkat Desa Lintong Nihuta dan masyarakat dalam persiapan lokasi.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Toba, Rikardo Hutajulu, mengatakan kesiapan kegiatan telah mencapai sekitar 75 persen dan para peserta dan tamu diperkirakan 200-300 orang, ketika dikonfirmasi katakabar.com di kantornya, Kamis (22/10/2026).
Menurut Kadisbudpar Toba, pemasangan tenda dan panggung masih berlangsung agar pengunjung dapat menyaksikan pertunjukan budaya dengan nyaman.
Ia memaknai Marpangir dengan campuran unte pangir atau jeruk purut adalah sebagai warisan leluhur yang mengandung pesan penyucian diri, terutama ajakan membuang rasa dengki dan iri terhadap orang lain.
“Marpangir itu bukan mistis,” kata Rikardo, menjelaskan pandangan pemerintah daerah mengenai tradisi tersebut.
Marpangir Dengan Unte Pangir, Warisan Batak Toba Kembali Dikenalkan
Diskusi pembaca untuk berita ini