Siak, katakabar.com - Dua minggu terakhir tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak, Riau, sangat sibuk memeriksa sejumlah orang yang diduga terlibat dalam kasus yang sedang ditangani.
Sejumlah pejabat hingga pimpinan BUMD dan mantan direksi anak usaha BUMD di Siak, silih berganti datang ke kantor Kejari Siak di Jalan Jaksa Agung R. Soeprapto, Mempura, Siak.
Mereka datang memenuhi panggilan untuk dimintai keterangan oleh tim penyidik.
Berita Terkait: Kasus Permainan Lelang Proyek di Siak Terus Bergulir, Kini Giliran Perusahaan Pemenang Diperiksa
Jelang sore minggu lalu, tepatnya 30 September 2025, katakabar.com sempat memergoki Kabag ULP Siak, Jon Effendi sedang berada di ruang tunggu kantor Kejari Siak.
Jon terlihat duduk di kursi ruang tunggu Kejari Siak untuk memenuhi panggilan tim penyidik, seperti mengantri untuk masuk ke lokasi perform Dj Panda.
Alumnus Fakultas Hukum Universitas Lancang Kuning Riau ini tampak terkejut. Walau berusaha terlihat santai, raut wajah panik tak bisa disembunyikan.
Besar kemungkinan, waktu itu Jon secara diam-diam ke kantor Kejari Siak. Dia kemungkinan diantar karena di parkiran kantor Kejari Siak, tak terlihat mobil dinas yang kerap digunakannya.
Namun Jon membantah kedatangannya ke kantor Kejari Siak untuk menjalani pemeriksaaan kasus dugaan permainan proyek tahun 2025 yang sedang ditangani tim Adhyaksa di Siak.
"(Saya kemari) hanya silaturahmi," ujarnya sambil mengalihkan pembicaraan.
Menunggu Taring Kejaksaan Negeri Siak, Kasus PT SS dan ULP Jadi Pembuktian
Diskusi pembaca untuk berita ini