Kepulauan Meranti, katakabar.com - Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar pmpin Apel Pengarahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD, di halaman Kantor BPBD Kepulauan Meranti, Selatpanjang, Senin (1/9).

Dalam amanatnya, Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran BPBD yang telah menunjukkan dedikasi dan loyalitas dalam menjalankan tugas penanggulangan bencana di daerah.

Menurutnya, peran petugas BPBD sangat penting, mulai dari tahap pencegahan, kesiapsiagaan, kedaruratan, hingga rehabilitasi dan rekonstruksi bencana.

"Apel ini bukan sekadar seremonial, tetapi wujud nyata kesiapan pemerintah daerah bersama TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana," ujarnya.

Ia menyinggung bencana kebakaran hutan seluas 200 hektar yang melanda kawasan Tanjung Peranap belum lama ini. Kebakaran tersebut berlangsung selama lebih kurang 19 hari dengan medan sulit serta kondisi tanah gambut kering.

"Alhamdulillah, berkat sinergi berbagai pihak, mulai dari TNI, Polri, BPBD Provinsi Riau, Pemerintah Kecamatan dan Desa, Masyarakat Peduli Api (MPA), Manggala Agni KLHK, hingga pihak swasta seperti PT Imbang Tata Alam (ITA), kebakaran akhirnya dapat diatasi," jelasnya.

Menurut H Asmar, penting mitigasi bencana agar dampak yang ditimbulkan bisa diminimalisir. Ia berharap seluruh pihak aktif memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat, terutama yang tinggal di kawasan rawan bencana.

"Kita semua menyadari bahwa bencana alam tidak dapat ditolak. Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa meminimalisir dampaknya," tegasnya.

Lantas Orang Nomor Satu di "Kota Sagu" nama lain dari Kepulauan Meranti ini, mengingatkan jajaran BPBD agar bijak menggunakan media sosial. Ia menekankan pentingnya menyaring informasi, baik yang berkaitan dengan isu nasional maupun daerah.

"Sebagai garda terdepan penanggulangan bencana, anggota BPBD harus menjadi contoh bersikap, termasuk dalam bermedia sosial," harapnya.