Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita ditargetkan mencapai Rp64,91 juta, sedangkan kontribusi PDRB kabupaten ditargetkan sebesar 0,53 persen.
Pada indikator kesejahteraan, angka kemiskinan ditargetkan berada pada kisaran 9,50–10 persen.
Rasio Gini ditargetkan turun dari 0,234 menjadi 0,232 poin, sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) diproyeksikan mencapai 76,48–77,65 poin.
Pemerintah juga menetapkan sejumlah target lingkungan dan ketenagakerjaan.
Penurunan intensitas emisi gas rumah kaca ditargetkan sebesar 166.984,24 ton CO₂eq, Tingkat Pengangguran Terbuka sebesar 0,63–0,72 persen, serta Indeks Kualitas Lingkungan Hidup sebesar 77,72 poin.
Target-target tersebut masih merupakan proyeksi dalam perencanaan. Pencapaiannya akan bergantung pada pelaksanaan program, ketepatan alokasi belanja, serta kondisi ekonomi dan sosial selama 2027.
R-APBD Masih Harus Dibahas
Dari sisi postur anggaran, pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp737,48 miliar lebih, sedangkan belanja daerah sebesar Rp734,48 miliar lebih.
Selisih kedua pos tersebut menghasilkan surplus sekitar Rp3 miliar yang direncanakan untuk pembiayaan daerah.
Pemerintah menargetkan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) tahun berkenaan nihil.
R-APBD Samosir 2027 Rp737,48 Miliar Fokus Utama Turunkan Angka Kemiskinan Daerah
Diskusi pembaca untuk berita ini