Ariston berharap ASWAKADA tidak berhenti sebagai forum silaturahmi, tetapi berkembang menjadi ruang berbagi praktik baik dan penyelesaian persoalan pemerintahan secara konstruktif.
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina, selaku panitia penyelenggara, menyebut pertemuan perdana tersebut sebagai kesempatan memperkuat komunikasi dan pemahaman mengenai peran wakil kepala daerah.
Ia berharap wadah itu membantu para peserta memberikan dukungan yang lebih optimal terhadap pembangunan di daerah masing-masing.
Pengurus ASWAKADA yang juga Wakil Bupati Pakpak Bharat, Mutsyuhito Solin, turut menyoroti pentingnya kesadaran kepala daerah dan wakilnya dalam menjalankan tugas sesuai peran masing-masing.
Ia berharap komunikasi yang terbuka dapat membantu menghadapi dinamika hubungan dalam pemerintahan.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso mengingatkan agar wakil kepala daerah tidak menghabiskan masa jabatan untuk persoalan yang tidak produktif.
Ia mendorong para wakil kepala daerah tetap mencari ruang kontribusi bagi masyarakat, termasuk dalam mendukung agenda pembangunan nasional dan penguatan ketahanan pangan.
Wali Kota Medan Rico Waas juga menekankan pentingnya menjaga keharmonisan antara kepala daerah dan wakil kepala daerah.
Menurut Rico, komunikasi dan kesediaan untuk saling mendengarkan diperlukan agar perbedaan tidak menghambat pelaksanaan program pembangunan.
Pertemuan tersebut menegaskan pentingnya sinergi dalam pemerintahan daerah.
Namun, keberhasilan ASWAKADA pada akhirnya akan terlihat dari tindak lanjut konkret, seperti pertukaran praktik baik, kolaborasi antardaerah, dan upaya menyelesaikan persoalan yang berdampak langsung pada masyarakat.*
Rakor ASWAKADA Sumut Pentingnya Sinergi dan Kerukunan Kepala Daerah dan Wakilnya
Diskusi pembaca untuk berita ini