Penanganan melibatkan tim medis RSUD Tarutung bersama tim dokter spesialis dari RSUP H. Adam Malik Medan.
Keberhasilan ini menjadi bagian dari kegiatan proctoring atau pendampingan peningkatan kemampuan layanan kardiovaskular intervensi nonbedah.
Program tersebut bertujuan memperkuat kapasitas rumah sakit daerah dalam memberikan penanganan penyakit jantung yang membutuhkan tindakan kateterisasi.
Pelaksanaan tindakan perdana itu disaksikan Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, Direktur Pelayanan Klinis Kementerian Kesehatan RI, dr. Obrin Parulian Marpaung, serta Direktur Utama RSUP H. Adam Malik, dr. Zainal Safri, Sp.PD-KKV.
Bupati Jonius menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, Kementerian Kesehatan, dan RSUP H. Adam Malik atas dukungan dalam pengembangan layanan tersebut.
“Atas nama masyarakat Tapanuli Utara, saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto, Bapak Menteri Kesehatan, serta jajaran RSUP H. Adam Malik atas kerja sama dan kolaborasi ini. Hari ini Cath Lab di RSUD Tarutung perdana melakukan tindakan dan berhasil memasang dua ring pada pasien,” ujar Bupati Taput.
RSUD Tarutung, Perdana Pasang Dua Ring Jantung Kemenkes Dorong Perluasan Layanan
Diskusi pembaca untuk berita ini