Aceh Besar, katakabar.com - 'Workshop KaTa Kreatif' Kabupaten Aceh Besar dihelat di Gedung Dekranasda Aceh Besar, pada Rabu (3/8).
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sekaligus Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno turut hadir.
"Pelaku ekonomi kreatif di Aceh Besar mesti meningkatkan inovasi, adaptasi, dan kolaborasi dengan memanfaatkan digitalisasi agar bisa menghadirkan produk-produk yang berkualitas dan berdaya saing untuk terciptanya peluang kerja dan membangkitkan ekonomi," kata Menparekraf RI, seperti dikuti dari laman web kemenparekraf.go.id.
Salah satu upaya yang dapat dilakukan para pelaku ekonomi kreatif ujar Sandiaga Salahuddin Uno, beradaptasi dengan strategi pemasaran kekinian yakni memperkuat digitalisasi.
"Workshop ini bagian dari upaya agar pelaku ekonomi kreatif di Aceh semakin cakap dengan digital marketing untuk positioning menjadikan Aceh sebagai destinasi yang berkualitas, tangguh, dan berkelanjutan," ulasnya.
Workshop KaTa Kreatif lanjutnya, program pelatihan promosi dan pemasaran secara digital kepada pelaku UMKM ekonomi kreatif yang rutin dilakukan.
Berkaca dari keragaman budaya dan letak geografis, Aceh punya potensi yang besar untuk mengembangkan produk ekonomi kreatif. Untuk itu, apresiasi semangat dari pelaku ekonomi kreatif di Aceh Besar untuk berkolaborasi agar dapat maju bersama.
Dijabarkan Menparekraf RI, ekonomi kreatif salah satu sektor terbesar penyumbang PDB nasional. Ekonomi kreatif menyumbang 7,5 persen terhadap PDB nasional dan mendorong penciptaan 20 juta lapangan kerja.
Jumlah itu menempatkan Indonesia sebagai negara ketiga terbesar dalam kontribusi ekonomi kreatif, di bawah Amerika Serikat dengan Hollywood dan Korea Selatan dengan KPop.
"Kami memiliki target penciptaan 1,1 juta lapangan kerja di tahun ini dan 4,4 juta lapangan kerja di tahun 2024. Kami sangat optimistis, dan kami sangat menaruh harapan para pelaku ekonomi kreatif terutama ibu-ibu pelaku UMKM dan pengusaha muda dengan produk-produk terbaik akan mendorong kebangkitan ekonomi dan peluang usaha," jelasnya.
KaTa di Aceh Besar roadshow ke 26 dari Kabupaten dan Kota (KaTa) Kreatif. Berkaca dari keragaman budaya dan geografis yang dimiliki Aceh, ekonomi kreatif di Aceh punya potensi yang besar untuk terus dikembangkan.
Itu sebabnya, lewat kegiatan KaTa Kreatif ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kapabilitas para pelaku ekonomi kreatif di Aceh Besar sehingga dapat menghadirkan produk-produk yang berkualitas dan berdaya saing. Juga agar pelaku ekonomi kreatif memiliki kemampuan strategi pemasaran kekinian dengan memperkuat digitalisasi.
"Kita kawal agar proses digitalisasi dan proses ekonomi digital dapat bertransformasi meningkatkan potensi dan peluang pelaku UMKM dan penciptaan lapangan kerja bagi generasi muda," bebernya.
Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto sampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno yang memberikan motivasi sekaligus pelatihan yang sangat dibutuhkan para pelaku ekonomi kreatif di Aceh Besar.
"Terima kasih sudah hadir Pak Menteri memberi motivasi bagi kita dalam kondisi yang masih pandemi. Tapi, kita masih semangat karena itu saya mengajak kita semua bersyukur atas apa yang kita dapat hari ini," harap Muhammad Iswanto.
Anggota Komisi X, Illiza Sa'aduddin Djamal, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Almuniza Kamal, serta Kepala Dinas Pariwisata dan Olahraga Kabupaten Aceh Besar, Ridwan Jamil.
Turut mendampingi Menparekraf RI, Staf Khusus Menparekraf Bidang Pengamanan Destinasi Wisata dan Isu-isu Strategis, Brigjen TNI Ario Prawiseso, dan Direktur Event Daerah Kemenparekraf/Baparekraf, Reza Fahlevi.
Sandiaga Uno Minta Optimalkan Strategi Pemasaran Digital
Diskusi pembaca untuk berita ini