Satgas Yonif 642 Jegal Penyelundupan Miras dan Sosis Ilegal di Tapa Batas

Sanggau, katakabar.com - Satuan Tugas Pamtas Yonif 642 Kapuas jegal upaya penyelundupan puluhan bungkus Sosis dan satu dus Minuman Keras (Miras) ilegal asal Malaysia di kawasan jalan tikus atai jalan pelolosan sektor Pos Guna Banir,  Desa Sei Tekam, Kecamata Sekayam, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat, Selasa (26/1) lalu.

Upaya penggagalan berhasil dilakukan saat
anggota Pos Guna Banir yang dipimpin Letda Inf M Supii melakukan patroli pengawasan di jalan tikus sektor Pos Guna Banir, dan menemukan sebuah karung mencurigakan yang ditutupi daun-daun, kata Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642 Kapuas, Letkol Inf. Alim Mustofa, lewat keterangan tertulis di Mako Satgas Yonif 642, Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalbar.

Dijelaskan Letkol Inf. Alim Mustofa, saat karung yang mencurigakan diperiksa berisi
1 dus Miras berjumlah 12 botol merk Vodka, 15 botol merk Gin Tanduk, serta 32 bungkus Sosis ilegal asal Malaysia, yang ditinggalkan pemiliknya di semak-semak dekat perbatasan Indonesia-Malaysia di wilayah Desa Sei Tekam, Kabupaten Sanggau.

“Sosis dan Miras tersebut diduga mau diselundupkan ke Indonesia. Sengaja ditinggalkan pemiliknya lantaran ketatnya penjagaan petugas di perbatasan kedua negara tersebut," ujarnya.

Selanjutnya, puluhan bungkus Sosis dan Miras yang diamankan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642 Kapuas diserahkan kepada pihak Bea Cukai Entikong untuk diproses sesuai aturan kepabeanan.

"Kepada masyarakat dimbau agar tidak melakukan segala bentuk kegiatan ilegal, sebab selain melanggar hukum yang berlaku, kegiatan itu berbahaya bagi kesehatan masyarakat di masa pandemi Covid 19 ini," harapnya.

Patroli yang dilakukan personel Satgas Yonif 642, tidak cuma untuk menjamin semua WNI yang pulang dari Malaysia mesti lewat jalur resmi dan melewati rangkaian pemeriksaan sesuai protokol kesehatan Covid 19, ini untuk mencegah terjadinya kegiatan ilegal, seperti penyelundupan, tambahnya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait