Program ini diarahkan untuk mengoptimalkan potensi desa agar lebih produktif, inovatif, mandiri, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Salah satu modal yang telah dikembangkan masyarakat Siponjot adalah pendidikan. Selama sekitar lima tahun, desa ini menyelenggarakan kursus Bahasa Inggris dan Matematika bagi siswa tingkat SD hingga SMA dengan dukungan Dana Desa.
Kegiatan tersebut menjadi landasan untuk mengembangkan identitas Kampung Inggris sekaligus wisata edukasi.
Pemerintah kabupaten juga menyebut adanya kerja sama dengan Institut Teknologi Del (IT Del), Politeknik Wilmar, dan Akademi Pariwisata ULCLA sebagai bagian dari pengembangan potensi pendidikan desa.
Selain pendidikan, Siponjot memiliki peluang pengembangan ekonomi melalui produk berbasis sumber daya lokal.
Masyarakat mengolah limbah jagung menjadi produk kreatif serta mengembangkan kopi, bubuk andaliman, dan berbagai olahan pangan.
Peternakan dan BUMDes Jadi Modal Ekonomi
Kepala Desa Siponjot, Deka Silaban, menyampaikan bahwa Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Jaya mengelola peternakan ayam petelur sebanyak 1.080 ekor dengan produksi sekitar 1.000 butir telur per hari.
Siponjot Bidik Kampung Kreatif Sumut Berkah, Kursus hingga Peternakan Jadi Andalan
Diskusi pembaca untuk berita ini