Benih Sawit

Sorotan terbaru dari Tag # Benih Sawit

Sudah Boleh Terbitkan Sertifikasi Sendiri Dua Produsen Benih Sawit Ini Lulus Audit LSSM Sawit
Sawit
Sabtu, 09 November 2024 | 22:33 WIB

Sudah Boleh Terbitkan Sertifikasi Sendiri Dua Produsen Benih Sawit Ini Lulus Audit LSSM

Jakarta, katakabar.com - Selepas lulus audit Lembaga Sertifikasi Sistem Mutu atau LSSM benih bibit, dua produsen Kecambah sawit, yakni PT Bakti Tani Nusantara dan PT Palma Inti Lestari sudah boleh terbitkan sertifikat sendiri. Penyediaan benih unggul komoditas perkebunan investasi jangka panjang. Soalnya tanaman perkebunan dapat menghasilkan 25 hingga 30 tahun sehingga memiliki multiplier-effect di bidang ekonomi, sosial, budaya, bahkan politik.

Pameran 2nd SI Expo and Conference 2024 Diramaikan 12 Produsen BS dan 13 Perusahaan Alat Berat Sawit
Sawit
Senin, 05 Agustus 2024 | 15:42 WIB

Pameran 2nd SI Expo and Conference 2024 Diramaikan 12 Produsen BS dan 13 Perusahaan Alat Berat

Pekanbaru, katakabar.com - Pelaku usaha sawit di Pulau Sumatera, terutama Riau sebagai provinsi sentra industri sawit di Indonesia tidak perlu jauh-jauh untuk mencari kebutuhan sarana prasarana, seperti benih, pupuk, pestisida, alat berat, teknologi pabrik sawit, sampai drone. Penyelenggaraan pameran 2nd Sawit Indonesia Expo and Conference (SIEXPO) 2024 yang digelar pada 8 hingga 10 Agustus 2024 di Pekanbaru Convention Exhibition (Ska-Coex) Riau, diharapkan mampu menjembatani perusahaan dan petani kelapa sawit agar kebutuhan tersebut dapat terpenuhi.

Pengawasan Lalu Lintas Benis Sawit Diperketat Lewat Bandar Udara di Palembang Olahraga
Olahraga
Sabtu, 07 Oktober 2023 | 16:20 WIB

Pengawasan Lalu Lintas Benis Sawit Diperketat Lewat Bandar Udara di Palembang

Palembang, katakabar.com - Karantina Pertanian Palembang memperketat pengawasan lalu lintas benih kelapa sawit lewat Bandar Udara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang dan Pelabuhan Tanjung Apiapi, Provinsi Sumatera Selatan. Soalnya, lalu lintas benih unggulan tersebut tidak hanya di Sumatera, pengiriman benih hingga ke Kalimantan. Selain memperketat pengawasan, Karantina Pertanian Palembang melihat proses pembuatan benih kelapa sawit unggul. Salah satunya dilaksanakan di Kebun Surya Adi milik PT Bina Sawit Makmur (BSM) di Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir. Kunjungan ke produsen benih kelapa sawit itu diikuti Analis Perkarantinaan Tumbuhan (APT) Muda Wenny Ramadhani, Calon APT Pertama, Dian Wulandari, dan Pemeriksa Karantina Tumbuhan, Novita Asriani. Di sana, mereka memberikan bimbingan terkait ancaman hama penyakit pada benih kelapa sawit dan pohon kelapa sawit. Kepala Karantina Pertanian Palembang, Azhar Ismail melalui keterangan resminya, dilansir dari lama elaeis.co, pada Sabtu (7/10) menjelaskan, kegiatan ini untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman penyakit yang dapat merusak produksi benih kelapa sawit. "Tindakan ini kolaborasi nyata antara Karantina Pertanian bersama perusahaan agar produksi benih kelapa sawit unggul terus dapat ditingkatkan, dan sawit-sawit yang bakal ditanam petani di Indonesia benih kelapa sawit berkualitas serta tingkat produktivitas tinggi," jelasnya. Cerita Azhar, pengiriman benih kelapa sawit unggul dari Palembang sudah rutin dilakukan ke berbagai daerah. Pada 2 Agustus 2023 lalu, contohnya, Karantina Pertanian Palembang periksa sebanyak 484 benih kelapa sawit yang mau dikirimkan ke Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur lewat wilayah kerja Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang. Sebelumnya, ulas Azhar, Karantina Pertanian Palembang melalui wilayah kerja Bandara (SMB) II Palembang periksa dan sertifikasi 26.250 butir benih kelapa sawit mau dikirim ke Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Sementara, pada 10 Agustus 2023 lalu, Karantina Pertanian Palembang periksa 52.500 butir benih kelapa sawit senilai Rp500 juta hendak dikirimkan ke Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung. Dari pemeriksaan itu, terang Azhar, tidak ditemukan organisme pengganggu tumbuhan sehingga benih kelapa sawit bisa segera ditanam di daerah tujuan. Menurutnya, seluruh benih kelapa sawit yang dikirimkan jenis unggulan dan telah melalui proses penelitian. "Benih unggulan tersebut dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani kelapa sawit," ujarnya. Walau yang dilalulintaskan adalah benih unggul, tambah Azhar lagi, pemeriksaan di bandara dan pelabuhan wajib dilakukan untuk pastikan tidak ada organisme pengganggu tumbuhan (OPT) pada benih kelapa sawit. Jadi, kesehatan benih kelapa sawit Dipastikan sebelum ditanam di daerah tujuan.

Harga Benih Sawit Lebih Mahal Ketimbang TBS, Ini Penjelasan Pengamat Sawit
Sawit
Jumat, 29 September 2023 | 22:12 WIB

Harga Benih Sawit Lebih Mahal Ketimbang TBS, Ini Penjelasan Pengamat

Bengkulu, katakabar.com - Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit rata-rata hanya Rp2 ribu per kilogram saat ini. Harga itu lebih murah ketimbang harga satu butir benih sawit unggul Rp6.750. Lho, kok bisa? Inilah faktanya. Menurut Pengamat Pertanian Bengkulu, Prof Zainal Muktamar, fenomena itu disebabkan untuk memperoleh benih sawit unggul membutuhkan waktu penelitian yang cukup lama. "Perbedaan harga itu terjadi disebabkam benih sawit diperoleh melalui penelitian yang tidak sebentar dan memerlukan waktu bertahun-tahun," ulas Dosen Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu itu, dilansir dari laman elaeis.co, pada Jumat (29/9). Diceritakan, Prof Zainal, proses memperbanyak benih, perlu dilakukan penelitian genetika, pemilihan bibit terbaik, serta uji coba lapangan yang berkesinambungan. "Hasil dari upaya itu, benih lebih tahan terhadap hama dan penyakit, serta menghasilkan lebih banyak minyak sawit," jelasnya. Jadi, kata Prof Zainal, benih sawit unggul tulang punggung produksi kelapa sawit, dan mesti menjadi fokus perhatian bagi petani dan perusahaan. Walau dari sisi harga mahal, benih sawit unggul memang diciptakan untuk bibit sawit yang berkualitas, baik dari postur tanaman dan hasilnya. Sementara, TBS kelapa sawit, kegunaannya untuk produk, seperti Crude Palm Oil (CPO), minyak goreng dan lainnya. "Memang tidak bisa disamakan, sebab fungsi keduanya berbeda. Jadi, wajar kalau harganya juga berbeda," bebernya. Terlepas dari itu, para petani berharap harga TBS kelapa sawit tidak terlalu rendah agar setimpal dengan jerih payah mereka menghasilkan bahan baku pembuat minyak goreng. Tak dapat dipungkiri, harga TBS kelapa sawit saat ini cukup rendah dibanding dengan harga satu benih kelapa sawit. "Kami berharap kenaikan harga TBS kelapa sawit selalu menjadi prioritas agar kesejahteraan petani lebih baik lagi," sebut Ketua Aliansi Petani Kelapa Sawit (APKS) Bengkulu, Edy Mashury.