RAD KSB Bangka, Pj Bupati: Perusahaan dan Petani Sawit Beri Kontribusi Pada Masyarakat Sawit
Sawit
Rabu, 25 Desember 2024 | 22:28 WIB

RAD KSB Bangka, Pj Bupati: Perusahaan dan Petani Sawit Beri Kontribusi Pada Masyarakat

Sungailiat, katakabar.com - Penjabat Bupati Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, M Haris AR AP MH, meminta pihak perusahaan kelapa sawit, dan kelompok tani memberikan kontribusi kepada masyarakat. "Perusahaan dan Petani Sawit Beri Kontribusi kepada Masyarakat," ujar Haris di acara penetapan dokumen Rencana Aksi Daerah Kelapa Sawit Berkelanjutan atau RAD KSB Kabupaten Bangka tahun 2024-2029, sekaligus penjelasan tugas, dan tanggung jawab Tim Pelaksana Tugas Daerah atau TPD, di Ruang Pertemuan Parai Tenggiri, Selasa (24/12). "Saya ingin sampaikan kepada semua teman-teman perusahaan sawit, dan kelompok tani, serta warga yang memiliki perkebunan sawit. Mari kita berikan kontribusi kepada masyarakat," serunya lewat siaran pers Diskominfotik Bangka, dilansir dari laman EMG, Rabu (25/12).

Di Acara Peningkatan Kapasitas Industri Sawit, Pj Bupati Sanggau Beberkan Visi Asta Cita Sawit
Sawit
Rabu, 13 November 2024 | 10:24 WIB

Di Acara Peningkatan Kapasitas Industri Sawit, Pj Bupati Sanggau Beberkan Visi Asta Cita

Sanggau, katakabar.com - Penjabat atau Pj Bupati Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat, Suherman MH buka kegiatan Peningkatan Kapasitas Teknis Penilaian Usaha Perkebunan bagi Perusahaan Kelapa Sawit di Kabupaten Sanggau, Selasa (12/10). Di acara itu Suherman menekankan Visi Asta Cita pemerintahan Prabowo Subianto yang menitikberatkan pada kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, serta ekonomi hijau-biru, sekaligus pembangunan dari desa untuk pemerataan ekonomi, dan pengentasan kemiskinan.

Pakai DBH Sawit Jalan Poros Sepanjang 5 Kilometer Dibangun di Rejang Lebong Sawit
Sawit
Minggu, 27 Oktober 2024 | 21:21 WIB

Pakai DBH Sawit Jalan Poros Sepanjang 5 Kilometer Dibangun di Rejang Lebong

Rejang Lebong, katakabar.com - Bupati Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, H Syamsul Effendi MM tandai titik nol pembangunan jalan penghubung UPT Kota Padang-Kota Padang Baru-Lubuk Belimbing II di kawasan Kecamatan Kota Padang. Penandaan titik nol jalan itu dilakukan bupati dengan menggambar dua angka nol dan tanda panah dengan cat putih ke arah jalan yang bakal dibangun. Penandaan titik nol jalan yang bakal dibangun dengan aspal hotmix sepanjang 5.140 meter dan lebar 3,5 meter itu dihadiri Plt Kadis PU, Syamsul Maarif, Lurah Kota Padang, Trisna Yunarti, serta para camat, tokoh dan pemuka masyarakat.

Asa Pj Bupati Sanggau Perkebunan Mampu Tuntaskan Pengangguran dan Kemiskinan Sawit
Sawit
Kamis, 10 Oktober 2024 | 16:45 WIB

Asa Pj Bupati Sanggau Perkebunan Mampu Tuntaskan Pengangguran dan Kemiskinan

Sanggau, katakabar.com - Penjabat Bupati Sanggau, Kalimantan Barat, Suherman SH MH buka pelatihan Teknik Audit Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) untuk Tim Kendali Internal atau internal control system (ICS). Pelatihan ini bagian dari upaya untuk meningkatkan pengelolaan dan sertifikasi kebun sawit di Kabupaten Sanggau.

Perusahaan Sawit Diminta Laksanakan Kewajiban Sesuai Aturan di Muba Nasional
Nasional
Minggu, 07 Januari 2024 | 22:07 WIB

Perusahaan Sawit Diminta Laksanakan Kewajiban Sesuai Aturan di Muba

Sekayu, katakabar.com - Pj Bupati Musi Banyuasin, Apriyadi Mahmud sorot keberadaan Perusahaan perkebunan khusus kelapa sawit di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Provinsi Sumatera Selatan Salah satu menjadi sorotan persoalan kewajiban dan kepatuhan perusahaan kepada masyarakat di wilayah ring satu operasional. Itu ditegaskan Apriyadi saat rapat Forum Corporate Social Responsibility (CSR) dalam rangka Sinergi Pembangunan antara dunia usaha dan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Musi Banyuasin di Guest House Griya Bumi Serasan Sekate. "Saya minta seluruh perusahaan perkebunan kelap sawit di Muba saling jaga dan patuh atas kewajiban sesuai ketentuan peraturan yang berlaku," tegasnya, dilansir dari laman website resmi Pemkab Muba, pada Ahad (7/1). Kepada semua perusahaan, harap Apriyadi, untuk mentaati aturan dan menuntaskan persoalan-persoalan lahan. "Jangan sampai menimbulkan permasalahan di kemudian hari," pintanya. Pemkab Muba, terangnya, sangat terbuka untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang dihadapi terutama persoalan tuntutan plasma masyarakat yang seringkali terjadi. "Pihak pemerintah bakal menjadi penengah dan mencarikan solusi terbaik," jelasnya. Kepala Dinas Perkebunan Muba, Akhmad Toyibir MM menimpali, soal kewajiban masih banyak perusahaan perkebunan yang belum maksimal dalam penyediaan Sarana Prasarana (Sarpras) penanganan Karhutla di Muba. "Kami minta persoalan yang seperti ini harus serius untuk diprioritaskan. Apalagi fasilitas Sarpras pencegahan dan penanganan kebakaran kebun dan lahan, wajib dimaksimalkan," ucapnya. Perusahaan, tutur Apriyadi, mesti ikut andil maksimal untuk menghilangkan stempel selama ini yang kerap kali disematkan bagi Kabupaten Muba yang dinilai sebagai daerah penyumbang asap. "Kami minta terkait SDM dan Sarpras, harus maksimal disediakan," bebernya. Kepala Dinas PUPR Muba, Alpa Elan MPSDA meminta perusahaan perkebunan pro aktif turut merawat dan menjaga jalan yang dilalui kendaraan angkat angkut perusahaan perkebunan. "Kalau ada jalan yang rusak mesti segera diperbaiki, khususnya jalan yang dilalui kendaraan angkat angkut perusahaan perkebunan kelapa sawit," tandasnya.

Konawe Ingin Punya Pabrik Minyak Goreng Strategis Bagi Pembangunan Nasional
Nasional
Selasa, 12 Desember 2023 | 19:30 WIB

Konawe Ingin Punya Pabrik Minyak Goreng Strategis Bagi Pembangunan

Unaaha, katakabar.com - Kelapa sawit jadi salah satu komoditas unggulan Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Keberadaan komoditas ini sangat positif dan strategis bagi pembangunan daerah. Menurut Penjabat Bupati Konawe, Dr H Harmin Ramba, kemarin, dilansir dari laman elaeis, co, pada Selasa (12/12), keberadaan industri kelapa sawit di Kabupaten Konawe sangat berdampak positif dan strategis untuk pembangunan daerah. Untuk melihat perkembangan industri sawit di daerah itu, Harmin bertandang ke salah satu Pabrik Kelapa Dawit (PKS) yang dikelola PT Tani Prima Makmur di Desa Andabia, Kecamatan Anggaberi. Selain bermanfaat untuk pembangunan daerah, ujar Harmin, keberadaan industri kelapa sawit dinilai berdampak positif dari aspek ekonomi yang dapat menunjang kesejahteraan masyarakat. "Kalau industri kelapa sawit makin berkembang, maka semakin banyak lapangan kerja baru yang terbuka," jelasnya. Dia lantas menggarisbawahi, sejauh ini Konawe baru menghasilkan minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) sebagai produk akhir. Untuk itu, saya ingin industri sawit terus didorong agar melakukan hilirisasi. "Pengembangan industri hilir bertujuan bagaimana agar produksi akhir di pabrik tidak fokus berupa bahan baku atau setengah jadi. Tepi perlu dikembangkan sampai produk akhirnya minimal menjadi minyak goreng," tuturnya. "Kita ketahui bersama, Crude Palm Oil (CPO) yang dihasilkan dari kelapa sawit tidak hanya bisa diolah menjadi minyak goreng. Tapi, ada banyak produk turunan lainnya yang bisa dihasilkan," bebernya. Pengembangan sawit mulai dari sisi hulu hingga hilir akan menjadikan Konawe sebagai sentra industri sawit di Provinsi Sultra. “Tapi itu tidak mudah, untuk mewujudkannya butuh proses dan kerja keras," terangnya. Hilirisasi, ulasnya, tidak bisa dilakukan secara dadakan melainkan harus dengan perencanaan yang matang. "Di masa jabatan saya yang sangat singkat ini, paling tidak bisa dirancang Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Konawe. Jadi, siapa pun bupati definitif yang terpilih nantinya, dapat meneruskan program terkait hilirisasi sawit di Konawe,” harapnya. Hilirisasi harus dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah sawit sekaligus memberikan identitas bagi daerah. “Proses mulai dari bahan bakunya hingga menghasilkan produk jadi harus dilakukan semua di Konawe. Kalau perusahaan menjual produk dalam bentuk minyak goreng kemasan, maka harus mencantumkan identitas Konawe sebagai branding kemasa," imbuhnya.

Injakkan Kaki di Boalemo, Rachmat Gobel: Perkuat Kelembagaan Petani Sawit Nusantara
Nusantara
Sabtu, 30 September 2023 | 21:23 WIB

Injakkan Kaki di Boalemo, Rachmat Gobel: Perkuat Kelembagaan Petani Sawit

Tilamuta, katakabar.com - Prosesi adat mengiringi dan sambut kedatangan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia, Rachmat Gobel, di Rumah Dinas Wakil Bupati Boalemo, Provinsi Gorontalo, pada Jumat (29/9). Penjabat Bupati Boalemo, Dr. H. Sherman Moridu terima kunjungan kerja politisi senayan itu. Saya terharu dan bangga salah satu putra terbaik Gorontalo bisa hadir. Kunjungan ini suatu kebanggaan bagi Pemerintah Daerah (Pemda) dan masyarakat Kabupaten Boalemo. "Terima kasih karena Kaka Rachmat telah meluangkan waktu untuk menengok kami,” ujarnya, dilansir dari laman elaeis.co, pada Sabtu (30/9). Kunjungan politisi sekaligus pengusaha besar itu, kata Sherman, sudah lama ditunggu masyarakat. Ternyata, beliau akhirnya datang dan membawa oleh-oleh bagi masyarakat, berupa bus sekolah serta alat mesin pertanian (alsintan) seperti traktor, cultivator dan handsprayer,” ceritanya. Tentang sumber daya alam, ulas Sherman, di Kabupaten Boalemo memiliki beberapa keunggulan dan potensi, salah satunya kelapa sawit. "Luas lahan kebun kelapa sawit tercatat mencapai 4.193 hektar di Kabupaten Boalemo,'" jelasnya. Pengembangan kelapa sawit berpeluang besar untuk mengentaskan kemiskinan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sehingga menimbulkan multi player effect. “Boalemo daerah yang memiliki potensi sumber daya alam yang cukup besar untuk dikembangkan, investasi di sektor hilir sangat terbuka lebar. Potensi ini modal dasar pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” bebernya. Penyerahan bantuan itu tidak sekedar seremoni belaka, harap Rachmat Gobel seraya menekankan, mesti ada tindak lanjut dari bantuan yang telah diberikan. Ini bukan tentang penyerahannya, tapi apa selanjutnya," katanya. Saat berbincang dengan petani kelapa sawit mandiri di daerah itu, Rachmat mendapatkan informasi sangat sulit mendapat bibit yang berkualitas di Gorontalo. Petani terpaksa membeli bibit secara online, tapi tidak ada jaminan kualitas karena tidak ada merknya. Menanggapi ini, Gobel meminta kepada pemerintah daerah untuk memperhatikan aspirasi para petani tersebut. “Bangun ekosistemnya, khususnya dengan membentuk koperasi petani. Mereka harus bersatu agar memudahkan distribusi bibit, distribusi pupuk, maupun penjualan hasil panennya,” terangnya. Untuk itu, diminta ada kerja sama dari semua pihak untuk mendorong kemajuan pertanian di Kabupaten Boalemo. “Ini semua bakal berhasil, kalau kita semua bisa bersatu untuk mendorongnya,” sebutnya.

Teken MoU, Asa Pj Bupati Kampar 'Jaga Zapin' Tingkatkan Ekonomi Petani Sawit Riau
Riau
Selasa, 12 September 2023 | 22:50 WIB

Teken MoU, Asa Pj Bupati Kampar 'Jaga Zapin' Tingkatkan Ekonomi Petani Sawit

Pekanbaru, katakabar.com - Seluruh bupati dan walikota bersama dengan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) se-Provinsi Riau teken MoU mengenai program Zona Pertanian, Perekonomian, dan Perindustrian (Jaga Zapin) di gedung Kejaksaan Tinggi Riau, Senin (11/9) kemarin. Harapannya, kegiatan bisa membawa sekaliguw memberi manfaat baik bagi petani kelapa sawit di Provinsi Riau. Pj Bupati Kampar, Muhammad Firdaus turut teken MoU berharap, kolaborasi dengan Kejaksaan Negeri Kampar bisa berbuah manis untuk ekonomi petani. "Adanya program ini, Kejati serta Kejari di wilayah Riau selalu kawal harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit tetap stabil, agar meningkatkan ekonomi petani, khususnya di Kabupaten Kampar," ujarnya dilansir dari laman elaeis.co, pada Selasa (12/9). Kata Firdaus, Pemerintah Kabupaten Kampar (Pemkab) dukung penuh pelaksanaan program 'Jaga Zapin'. "Kami dari pemerintah Kabupaten Kampar mendukung sekali program 'Jaga Zapin' ini. Untuk itu, saya berharap tidak hanya stabilitas ekonomi yang terjaga, tapi kualitas hidup masyarakat Kabupaten Kampar khususnya petani meningkat," jelasnya.

Bupati Resmikan PMKS Baru, Kampar Saat Ini Sudah Miliki 46 Pabrik CPO Sawit
Sawit
Sabtu, 01 Juli 2023 | 14:26 WIB

Bupati Resmikan PMKS Baru, Kampar Saat Ini Sudah Miliki 46 Pabrik CPO

Bangkinang, katakabar.com - Kabupaten Kampar salah satu daerah penghasil kelapa sawit terbesar di 'Bumi Lancang Kuning' nama lain dari Provinsi Riau. Di mana saat ini, Kampar sudah memiliki sebanyak 46 unit Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PKS) yang mengolah Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit jadi minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO). Pj Bupati Kampar, Muhammad Firdaus MM mengatakan, pemerintah daerah akan terus membuka peluang bagi para investor untuk berinvestasi di Kampar. "Masuknya investasi baru akan memberikan multiplier effect bagi kemajuan Kabupaten Kampar," ujar Bupati Kampar saat meresmikan PKS PT Makmur Palma Lestari di Desa Sumber Sari, Kecamatan Tapung Hulu, pada Jum'at (30/6) lalu. Saya sampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT MPL yang bersedia berinvestasi di Kampar di sektor pengolahan kelapa sawit. "Bukan di sektor perkebunan sawit, Kampar terbuka luas bagi investor di sektor lainnya. Soalnya dengan banyaknya investor, jelas akan memajukan daerah terutama dalam penerimaan pajak dan serapan tenaga kerja," ujarnya. Menurut Firdaus, kehadiran PT MPL sudah pasti menambah jumlah investasi. Ke depan diharapkan ada lagi perusahaan baru lainnya yang tumbuh dan berkembang. "Saya yakin dengan kehadiran PT MPL membuat bisnis sawit di Kampar makin bergairah. Untuk itu, kita minta kebun yang ada di sekitar perusahaan, agar bisa ditampung produksi sawit masyarakat dengan harga yang normal," tegasnya. Kepada perusahaan dapat memberikan kotribusi lain bagi masyarakat di lingkungan perusahaan, khususnya Desa Sumber Sari melalui bantuan dana CSR dan memberdayakan tenaga kerja tempatan. "Perusahaan diminta komitmen dalam mengikuti aturan yang ada. Berikan kontribusi ke daerah, seperti penerimaan retribusi, pajak air bawah tanah, serta perizinan yang resmi dari Pemkab Kampar," imbaunya. Mantan Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto, Dandim 0313/KPR, Letkol Arha Mulyadi, Ketua LAK Kampar, Drs Yusri, Kadis Kominfo Kampar, Yuricho Efril, Plt Kadis DLH, Ahmad Fais, dan Camat Tapung Hulu Wira Sastra.