Ia menambahkan, perdamaian saat itu memang tidak dituangkan dalam surat tertulis ataupun ditandatangani para pihak maupun saksi.

"Namanya pertengkaran pasti ada kata-kata kasar. Tapi tidak ada pemukulan. Karena kami sudah saling memaafkan, saya menganggap persoalan itu sudah selesai," pungkasnya.*