Mandau, katakabar.com - Warga Negara India bernama SR 61 tahun ditemukan meninggal dunia di Hotel Grand Zury Kamar 6202 Jalan Hang Tuah Nomor 26 Kelurahan Babussalam, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, Selasa (13/10) sekitar pukul 07.15 WIB.

Kapolsek Mandau, AKP I Made Pasek, melalui Kasi Humas Polsek Mandau, Aiptu Irfani kepada wartawan dalam keterangan resmi, Rabu (14/10) sore, mengatakan korban dan saksi 1 bekerja di perusahaan yang bergerak di bidang listrik di PLTMG Balai Pungut Kecamatan Pinggir terhitung sejak 23 April 2026.

Peristiwa korban ditemukan meninggal di kamar 6202, kata Aiptu Irfani, Saksi 1 melakukan chat dan telepon sebanyak lima kali tetapi tidak ada respon korban, Selasa (13/10) sekitar pukul 06.48 WIB. Lalu, Saksi 2 tiba untuk menjemput sesuai jadwal sekitar pukul 06.50 WIB. Saksi 1 meminta tolong saksi 3, selanjutnya ball boy bernama A membuka pintu secara manual.

"Setelah kamar terbuka, ditemukan korban diatas kasur dengan posisi tertelentang sebagian badan ditutupi selimut, dan mata terbuka, serta kondisi badan sudah dingin dan tidak ada respon," jelasnya.

Menurut Kasi Humas Polsek Mandau, dalam pemeriksaan di kamar hotel ditemukan jenis obat keras yang dikonsumsi korban berupa febuxostat.
Dengan kondisi ini pihak hotel menghubungi RS. Thursina untuk meminta ambulance, pada pukul 07.30 WIB korban tiba di RS Tursina guna melakukan pemeriksaan awal.

"Piket Polsek Mandau baru mendapat laporan kejadian sekitar pukul 09.15 WIB. Ka SPKT 2, Aiptu Ade putra bersama 3 Orang Piket Reskrim dan 1 orang piket Intel mendatangi TKP (untuk olah TKP) dan Rumah Sakit Thursina Duri," ucapnya.

Jenazah korban sekitar pukul 11.00 WIB, sambungnya, dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kecamatan Mandau untuk di formalin dan pengurusan administrasi kepulangan ke India karena atas permintaan Pihak perusahaan.

"Pihak RSUD Mandau mengeluarkan surat Keterangan Kematian pada 13 October 2026 yang ditanda tangani dr. Wesly Pardomuan Rambe dengan kesimpulan: pada jenazah laki-laki ditemukan lebam mayat pada area tubuh bagian belakang yang hilang timbul pada saat penekanan, tidak ditemukan patah tulang, untuk penyebab kematian pada jenazah tidak dapat dipastikan karena tidak dilakukan pemeriksaan dalam (autopsi dalam)," terangnya.