Masyarakat Jalan Gajah Mada Geger! Pemuda Ditemukan Tewas Dalam Sumur
Mandau, katakabar.com - Masyarakat di kawasan Jalan Gajah Mada Gang Mangga RT 03 RT 04 Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis geger. Seorang pemuda bernama Yedo M. R. Simanjuntak 26 tahun ditemukan meregang nyawa di dalam sumur, Kamis (3/9) sekitar pukul 22.00 WIB tadi malam. Kapolsek Mandau, AKP I Made Pasek, melalui Kasi Humas Polsek Mandau, Betty Dumauli S, kepada wartawan lewat siaran persnya, Jumat (4/9) siang, mengatakan korban tinggal bersama saksi I (Ayah Kandung) dan saksi II (Ibu Kandung) di rumah bulatan Jalan Gajah Mada Gang Mangga RT 03 RW 04 Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. "Korban merasa kurang enak badan dan pusing sekitar pukul 21.30 WIB. Di mana korban meminta kepada saksi II untuk memijat korban," ujar Betty. Setelah saksi II memijat korban, kata Kasi Humas Polsek Mandau, korban selanjutnya masuk kedalam kamar mandi yang berada di bagian belakang rumah. Ketika di kamar mandi, saksi I dan saksi II mendengar suara benda jatuh kedalam sumur. Saat itu saksi I dan saksi II berpikir suara tersebut berasal dari suara ember yang jatuh kedalam sumur. "Merasa korban tidak kunjung keluar dari kamar mandi, sekira pukul 22.15 Wib, saksi I memeriksa kamar mandi, di mana pintu kamar mandi dalam keadaan tertutup. Lalu, saksi I membuka dan melihat kedalam kamar mandi, saksi I tidak melihat keberadaan korban. Saksi I memeriksa keluar rumah namun tidak menemukan keberadaan korban," jelasnya Tidak sampai di situ, sambung Betty, saksi I dan saksi II kembali memeriksa kekamar mandi, hanya melihat rokok korban di bibir sumur. Merasa curiga, saksi I pergi ke rumah saksi III yang berada tepat disamping rumah saksi I dengan maksud dan tujuan meminjam tangga karena merasa curiga korban jatuh kedalam sumur dan ingin memastikan kedalam sumur tersebut. :Bersama saksi III dan saksi IV, korban kembali memeriksa kamar mandi, dan melihat kedalam sumur korban berada di dalam sumur tersebut," terangnya. Setelah mendapat informasi, ucap Betty, Bhabinkamtibmas Kelurahan Talang Mandi bersama Lurah langsung menuju ke lokasi kejadian, dan menghubungi Damkar Kecamatan Mandau. - Sekira pukul 23.20 Wib, Damkar Kecamatan Mandau sampai di TKP dan melakukan evakuasi terhadap jenazah korban sekitar pukul 23.20 WIB. Jenazah korban berhasil dievakuasi dan langsung di bawa ke Klinik Santa Maria Sebanga. Tiba di Klinik Santa Maria Sebanga, korban telah dinyatakan meninggal dunia, dan sekitar pukul 23.40 WIB Piket Polsek Mandau dipimpin Langsung Kanit Reskrim Polsek Mandau, Iptu Muhammad Rizqi Indra, S.Tr.K sampai di TKP dan melakukan olah TKP. Tidak hanya itu, bersama memeriksa ke Klinik Santa Maria, dan pihak keluarga korban (saksi I) meminta agar jenazah korban tidak di bawa ke RSUD Kecamatan Mandau tetapi langsung dibawah ke rumah Duka. "Pihak Keluarga (ayah kandung) menerima dengan iklas kematian korban serta menolak dilakukan autopsi," bebernya. Ditambahkan Betty, saat ini jenazah korban telah berada di rumah duka untuk selanjutnya akan dilakukan proses pemakaman oleh keluarga korban. Selama kegiatan berlangsung, situasi dalam keadaan aman.
Laka Maut di Jalan Tegal Sari Pengendara NMAX Terpental ke Arah Mobil Akhirnya Meninggal
Mandau, katakabar.com - Kecelakaan maut dua unit sepeda motor terjadi di kawasan Jalan Tegal Sari, Kelurahn Air Jamban, Kecamatan Mandau, Bengkalis, Riau, Selasa (18/8) sekitar pukul 22.17 WIB, korban terpental ke arah mobil akhirnya meninggal dunia. Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, melalui Kasat Lantas Polres Bengkalis, AKP Shandra Amalia, kepada wartawan lewat siaran pers, Rabu (19/8) siang, mengatakan peristiwa laka maut terjari bermula satu unit sepeda motor Honda Beat BM 3107 DAJ datang dari arah Jalan Tegal Sari luar menuju ke arah Jalan Tegal Sari dalam. Tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), kata AKP Shandra, satu unit sepeda motor Honda Beat BM 3107 DAJ mendahului satu unit mobil (dalam lidik) yang berada di depannya, saat bersamaan dari arah berlawanan datang satu unit sepeda motor Yamaha N-Max BM 3107 DAJ disebabkan jarak yang sudah terlalu dekat terjadilah tabrakan antara satu unit sepeda motor Honda Beat BM 3107 DAJ dengan satu unit sepeda motor Yamaha N-Max BM 3107 DAJ. "Di mana saat terjadi benturan tersebut mengakibatkan korban terpental ke arah satu unit mobil (dalam lidik) tersebut. Akibatnya pengendara satu unit sepeda motor Yamaha N-Max BM 3107 DAJ mengalami luka-luka dan meninggal dunia. Sedang, pengendara dan penumpang satu unit sepeda motor Honda Beat BM 3107 mengalami luka-luka dan saat ini dirawat di rumah sakit," jelasnya.
Hindari Jalan Berlubang Out Of Control, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk Tangki CPO di Duri
Mandau, katakabar.com - Nahas, seorang pengendara sepeda motor harus meregang nyawa di salah satu rumah sakit di Kecamatan Mandau, Duri, Kabupaten Bengkalis, Riau Senin (27/4). Korban kecelakaan lalu lintas tersebut pengendara sepeda motor merek Yamaha Mio Soul BM 3417 ES, tewas digilas truk tangki Crude Palm Oil (CPO) merek Hino BK 8272 FD. Setelah menerima informasi terjadi laka lantas terjadi di kawasan Jalan Hang Tuah Duri, Kelurahan Batang Serosa, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau. Personel Satlantas Polres Bengkalis yang dipimpin Kasatlantas Polres Bengkalis, AKP Shandra Amalia respon cepat ke lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, melalui Kasatlantas Polres Bengkalis, AKP Shandra amalia, kepada katakabar.com, Senin siang, mengatakan diduga semula satu unit sepeda motor merek Yamaha Mio Soul BM 3417 ES melaju dari arah jalan Hangtuah menuju Simpang Pokok Jengkol Duri. Tiba di TKP, ujar AKP Shandra, yakni di persimpangan lampu merah (trafic light) pengendara sepeda motor merk Yamaha Mio Soul BM 3417 ES datang dari arah belakang truk tanki, dari jalan mawar menuju pertigaan Pokok Jengkol, berusaha menghindari ruas jalan rusak berlubang yang berada persis di tengah badan jalan, sehingga pengendara sepeda motor merk Yamaha Mio Soul BM 3417 ES mengalami hilang kendali (out off control) dan terjatuh di lajur kanan jalan. "Di saat bersamaan dari arah yang sama satu unit truk tangki CPO merek Hino BK 8272 FD berada di depan sepeda motor, melaju pelan di lajur kanan jalan, lantaran jarak yang terlalu dekat terjadilah kecelakaan lalu lintas tersebut," Pada peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut, sebut AKP Shandra, satu orang pengendara unit sepeda motor merk Yamaha Mio Soul BM 3417 ES mengalami luka-luka, dan meninggal dunia di rumah sakit serta kendaraan yang terlibat kecelakaan lalu lintas mengalami kerusakan. Cegah Laka Berulang, Personel Satlantas Tambal Jalan Pasca kejadian laka lantas yang menyebabkan pengendara sepeda motor tewas setelah sempat di rawat di salah satu rumah sakit di Duri, lantaran menghindari jalan berlubang, Senin siang. Personel Satlantas Polres Bengkalis gerak cepat tambal ruas jalan aspl hotmix Hang Tuah berlubang, dengan cara menutup ruas jalan berlubang dengan semen campur pasir, Senin sore. "Ruas jalan aspal hotmix Hang Tuah pemicu laka lantas yang sebebkan pengedara sepeda motor tewas di tambal dengan semen dan pasir. Ini dilakukan untuk mencegah kejadian serupa tidak berulang," terang AKP Shandra. Harapannya, dengan ditambalnya ruas jalan aspal hotmix Hang Tuah yang berlubang tidak terjadi lagi laka lantas ke depan. "Untuk itu, kepada pengguna, dan pengendara baik roda dua dan roda emoat agar selalu berhati-hati saat berkendara, dan jadilah pelopor keselamatan dalam berlalu lintas di jalan raya," imbaunya.
Pria 63 Tahun Ditemukan Tewas Gantung Diri di Bekas Gudang Bengkel Selatpanjang
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Warga Jalan Utama, Kelurahan Selatpanjang Timur, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat seorang pria tua yang diduga gantung diri di kamar bekas gudang bengkel, Senin (13/10) sekitar pukul 13.00 WIB. Korban diketahui bernama Sarmidi 63 tahun, warga asal Madiun, Jawa Timur, yang telah lama merantau, dan tinggal seorang diri di Selatpanjang. Kapolsek Tebing Tinggi melalui keterangan resmi, menyebutkan jasad korban kali pertama ditemukan oleh saksi bernama Taufik Amala, yang saat itu hendak masuk ke rumahnya dan mendapati pintu kamar korban terbuka. "Saat melihat ke dalam rumah, saksi terkejut mendapati korban sudah tergantung dengan tali warna hijau," ujarnya. Saksi kemudian, kata Kapolsek Tebingtinggi, segera memanggil tetangga sekitar untuk memastikan kondisi korban, sebelum melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian. .“Benar, telah ditemukan seorang pria gantung diri. Tim Polsek Tebing Tinggi dan Inafis Polres Kepulauan Meranti langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan evakuasi dan olah TKP,” ucap petugas kepolisian. Setibanya di lokasi, petugas menemukan korban posisi tergantung dengan tali hijau sepanjang 100 centimeter. Di bawah tubuh korban terdapat satu kursi plastik yang diduga digunakan sebagai pijakan sebelum korban mengakhiri hidupnya. Hasil pemeriksaan luar oleh tim medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kepulauan Meranti menunjukkan adanya bekas jeratan di leher, lidah terjulur, serta bercak air seni pada celana korban, dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain di tubuh korban. Sementara, pemilik rumah Tarmizi, yang juga menjadi saksi kasus ini, menyampaikan korban telah tinggal di bekas gudang bengkel miliknya selama kurang lebih tiga tahun. Korban sehari-hari bekerja sebagai pengumpul barang bekas dan hidup seorang diri. “Korban ini sudah lama cerai, tidak punya anak, dan tidak punya keluarga di Selatpanjang. Tiga bulan terakhir sering mengeluh sakit saraf, rematik, dan ginjal,” cerita Tarmizi. Pihak kepolisian menduga korban meninggal akibat gantung diri yang menyebabkan kehabisan oksigen di otak. Jenazah saat ini berada di RSUD Meranti. Mengingat korban tidak memiliki keluarga di wilayah setempat, pihak kepolisian berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kepulauan Meranti untuk proses penanganan dan pemakaman selanjutnya.
Naikan Cover Slab, Operator Crane Dinas SDABMBK Pemko Medan Tewas Kesetrum
Operator Crane Dinas SDABMBK Pemko Medan Tewas saat bekerja naikan cover Slab di Jalan Mandala Medan
Warga Air Jamban Heboh! Pria 32 Tahun Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rumah
Mandau, katakabar.com - Masyatakat yang berada di bilangan Jalan Beringin, RT 03 RW 19, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, heboh, dengan ditemukan seorang pria 32 tahun belakangan diketahui bernama Sujar Wanto tewas gantung diri di salah satu rumah, Minggu (23/3) sekitar pukul 17.00 WIB sore kemarin. Menurut Kapolsek Mandau, AKP Primadona, pada Minggu (23/3) sekitar pukul 17.00 WIB, saksi I Elga dan saksi II Agil menuju ke Tempat Kejadian Perkara atau TKP hendak mengantarkan makanan. Tiba di TKP, saksi I masuk ke dalam rumah langsung menuju dapur hendak memasukkan makanan ke dalam lemari es, saat itu saksi I dan Saksi II melihat korban keadaan tergantung. "Lantatan ketakutan saksi I Elga dan saksi II Agil spontan berlari ke rumahnya, dan memberitahukan kepada saksi III Sajuri (ayah Korban). Bahwa korban ditemukan dalam keadaan tergantung," ujar Kapolsek Mandau.
Laka Lantas Bruntun, Jalan Hang Tuah Duri Makan Korban Pemotor Tewas
Duri, katakabar.com - Kecelakaan lalu lintas bruntun telah terjadi antara truk CPO, mobil pribadi, dan sepeda motor di bilangan Jalan Hang Tuah, persisnya di depan salah kuliner, Kelurahan Duri Barat, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, Sabtu (18/1) sekitar pukul 20.00 WIB malam. Dari berbagai sumber kepada katakabar.com, Sabtu (19/1) pagi menyebutkan, tabrakan bruntun itu melibatkan, truk CPO merk Mitsubishi plat BM 9874 RO dikemudikan Jhon, mobil merk Toyota Avanza dikemudikan LGS, dan sepeda motor merk Honda Revo A 5282 WW. Tak pelak, pemotor yang mengalami luka-luka berat meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Perempuan Muda Ditemukan Tewas Dikira Tiduran di Genangan Air Gate 125
Bathin Solapan, katakabar.com - Seorang perempuan muda belakangan diketahui bernama Riska Wahyuni 31 tahun warga Jalan Ampang Ampang DSF 125 RT 01 RW 04 Desa Pematang Obo, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Riau, ditemukan tak bernyawa mengapung di permukaan genangan air di Jalan Lintas Duri-Dumai Gate 125. Pedagang sedang berjualan di kawasan Jalan Lintas Duri-Dumai Gate 125 kali pertama menemukan korban dikira tiduran di permukaan genangan air.
Karyawan PKS Ditemukan Tewas di Tempat Rebusan Sawit di Indragiri Hulu
Indragiri Hulu, katakabar.com - Seorang karyawan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Pabrik Agro Sejahtera (PAS) PT Rigunas Agri Utama (RAU) di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Provinsi Riau, belakang diketahui bernama Welki 42 tahun meregang nyawa disebabkan kecelakaan kerja. Pejabat sementara (Ps) Kasubsi Penmas Polres Indragiri Hulu, Aipda Misran menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Senin (25/12) dini hari kemarin. "Korban meninggal dunia lantaran masuk ke dalam tempat perebusan buah kelapa sawit," ujar Aipda Misran kepada wartawan lewatketerangan tertulis, dilansir dari laman kompas.com, pada Selasa (26/12). Korban warga Kelurahan Peranap, Kecamatan Peranap, Kabupaten Inhu, kata Aipda Misran, pada Minggu (24/12) sekitar pukul 19.00 WIB, korban bersama pekerja lainnya bekerja sif malam. Korban bertugas sebagai operator loading rem yang bertugas mengatur pengisian buah kelapa sawit ke dalam alat perebusan. Korban saat itu bekerja seorang diri di bagian ini, lantaran rekannya, Fitra Wijaya, tidak masuk. "Korban bekerja sendirian sebagai operator loading rem, yang bekerja mengatur pengisian buah kelapa sawit untuk dimasukkan ke dalam sterillizer," terangnya. Pada Senin dini hari, pukul 01.20 WIB, Fery Hariadi selaku operator rebusan memberitahu mandor, Suparyo, bahwa tidak ada suplai buah kelapa sawit yang masuk ke dalam rebusan. Si mandor dan pekerja lainnya mengecek ke lokasi loading rem tempat korban bekerja. Tapi, korban tidak ditemukan dan posisi kompresor loading rem dalam keadaan mati. Pada pukul 03.00 WIB, saksi Fery Hariadi membuka pintu atas sterillizer untuk mengeluarkan hawa panas. Lalu, dua pekerja atau saksi lainnya, Hendri dan Sofian, membuka pintu bagian bawah sterillizer untuk mengeluarkan buah kelapa sawit yang telah direbus untuk diolah. "Saat buah sawit yang direbus dikeluarkan, saksi Sofian melihat tubuh korban keluar dari tempat rebusan. Korban sudah meninggal dunia dengan kondisi luka bakar dan kaki tidak utuh lagi," ucapnya. Melihat mayat korban, saksi menjerit minta tolong. Mesin pabrik langsung dimatikan dan korban dievakuasi ke Puskesmas Peranap. Atas kejadian itu, petugas kepolisian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan meminta keterangan saksi-saksi. Polisi hendak membawa jenazah korban ke RSUD Pematang Reba, Indragiri Hulu, untuk dilakukan otopsi. Tapi, pihak keluarga korban menolak. "Pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi kepada korban. Pihak keluarga sudah membuat surat pernyataan. Terus, korban dibawa ke rumah duka dan dimakamkan," sebutnya.
Pekerja PT Gabriel Sumber Rezeki Tewas, Polres Pelalawan Masih Selidiki
Pelalawan, katakabar.com - Seorang pekerja PT Gabriel Sumber Rezeki bernama Ardianta Frans Winata Sinaga 22 tahun tewas tenggelam di kanal areal Konsesi PT Peranap Timber Distrik Serapung, Desa Pulau Muda Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan. Kejadian berawal saat korban, warga pendatang asal Medan, Sumatera Utara, pekerja harian dari PT Gabriel Sumber Rezeki subkontraktor dari PT Pranap Timber Distrik Serapung, melakukan penumbangan kayu akasia bersama puluhan pekerja lainnya. Kala itu, tiba-tiba hujan deras turun, memaksa para pekerja untuk berteduh di bawah tenda yang telah mereka buat. Setelah makan siang selesai dan hujan reda. Ardianta Frans Winata Sinaga keluar dari tenda dan melompat ke dalam kanal, pada Jumat (27/10/) siang lalu. Rekan-rekannya mengira korban berenang, seban korban sudah biasa melompat dalam kanal. Jadi, dibiarkan meski jaraknya sekitar 10 meter dari tenda. Tapi, selang beberapa saat melompat ke dalam kanal, korban tidak muncul ke permukaan. Baru teman-temannya mulai panik dan melakukan pencarian. Setelah dicari, korban ditemukan di dasar kanal yang dalamnya di perkirakan 175 centimeter. Setelah rekannya berhasil menarik tangan korban dan mengangkat ke atas, nahas kondisi korban sudah lemas. Walau rekan-rekan kerjanya mengaku telah berupaya memberikan pertolongan pertama. Tapi denyut nadi korban sudah tidak berdetak lagi. Pekerja PT Gabriel Sumber Rezeki yang tidak sadarkan diri segera dilarikan ke klinik perusahaan dengan mengunakan speedboat dan setelah memastikan korban telah tewas jenazahnya di bawa ke RSUD Selasih untuk dilakukan visum. Sayang, kematian pekerja PT Gabriel Sumber Rezeki di kanal Konsesi PT Peranap Timber Distrik Serapung, tidak langsung di laporkan ke polisi. Setelah mendapat informasi, ada pekerja tewas di areal PT Peranap Timber, baru personel Polsek Teluk Meranti bersama Sat Reskrim Polres Pelalawan turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pada Senin (30/10). Kapolres Pelalawan, AKBP Suwinto melalui Kasi Humas, AKP Edy Harianto, membenarkan ada pekerja subkontraktor PT Peranap Timber Distrik Serapung di temukan tewas di dalam kanal. "Penyebab pastinya masih diselidiki. Sementara tim dari Polsek Teluk Meranti bersama Satreskrim Polres Pelalawan telah turun melakukan oleh TKP dan mengumpulkan bukti serta keterangan saksi. Setelah baru mendapat laporan kemarin," ujar Kasi Humas, pada Kamis (2/11) saat dikonfirmasi wartawan.