Keberhasilan ini menjadi landasan ekspansi ke Filipina, yang dilakukan melalui kolaborasi strategis dengan berbagai Senior High School (SHS) di wilayah Quezon, Manila, dan Caloocan.
Melalui kemitraan ini, ribuan siswa kini mendapatkan akses ke platform Voresi dan seluruh ekosistem layanannya melalui www.voresi.com.
Langkah ini menegaskan skalabilitas model Voresi untuk direplikasi di berbagai negara berkembang dengan karakteristik pasar yang serupa.
Membuka Peluang Kolaborasi dan Investasi Regional
Dengan momentum ekspansi ini, Voresi membuka peluang kolaborasi dengan institusi pendidikan, mitra industri, serta investor strategis yang memiliki visi dalam pengembangan talenta muda dan pertumbuhan ekonomi berbasis keterampilan di Asia Tenggara.
Voresi menargetkan untuk memperluas jangkauan ke lebih banyak negara ASEAN dalam beberapa tahun ke depan, sekaligus memperkuat posisinya sebagai emerging EdTech ecosystem player dari Indonesia.
“Kami percaya masa depan ekonomi ASEAN sangat ditentukan kualitas talenta mudanya. Voresi hadir untuk memastikan setiap individu tidak hanya menemukan passion mereka, tetapi juga mampu mengubahnya menjadi nilai ekonomi yang nyata,” tutup Cosmas.
Ekspansi ke Filipina, Voresi Jadikan Pendidikan Nonformal Kunci Pertumbuhan Ekonomi ASEAN
Diskusi pembaca untuk berita ini