Pelalawan, katakabar. com - Go Green Hulu Migas bersama Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Bernas Binaan Khusus (Binsus) Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan, sukses dan meriah, Selasa (29/10) kemarin.

Total 800 orang siswa dan siswi seluruh pelajar di sekolah tersebut bersama Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).

Kepala Satuan Pendidikan SMAN Bernas, Tati Andriani SPd MM menyatakan, momen ini untuk menampilkan karya seni siswa, seperti Tari Kreasi Madu Sialang dan Dulu di Hulu.

"Tari Kreasi Madu Sialang sendiri mengisahkan tentang madu asli Pelalawan yang bernama madu sialang. Sedang, Dulu di Hulu bercerita tentang kisah anak pesisir Pelalawan di masa dulu," ujar Tati.

Karya seni tersebut menghipnotis dan memukau seluruh penonton. Musik berpadu gerak tubuh dan sentuhan drama membuat penampilan ini mendapatkan tepukan gemuruh dari para penonton.

Selain itu, karya siswa berupa kesenian dan kerajinan tangan dari bahan daur ulang pun diperlihatkan kepada tamu yang hadir.

Diceritakan Tati Andriani didampingi Guru Seni dan Budaya, Uci Afriadi S.Pd, sejak mendapat kabar atas terpilihnya sekolah ini, persiapan pun dilakukan dengan sebaik-baiknya.

"Para siswa dan siswi ternyata lebih bersemangat. Tak kenal lelah, mereka terus berlatih dan memiliki keinginan yang sama. Yakni ingin menampilkan yang terbaik," ulas Tati.

Di momen itu, ucap Tati, siswa dan siswi SMAN Bernas Binsus Pangkalan Kerinci menampilkan dua Tari Kreasi, yakni tari kreasi Madu Sialang, Tari Dulu Dihulu. Dimana tarian ini memiliki pesan yang sarat akan pelestarian lingkungan.

Tari kreasi Madu Sialang berdurasi selama 7 menit ini, jelas Tati angkat tema lingkungan menceritakan tentang tradisi adat lokal karena pohon sialang yang hanya ada di Pelalawan ini, menjadi media bagi lebah madu untuk bersarang.

"Madu yang memiliki banyak khasiat untuk kesehatan tubuh ini, dipanen dengan cara tradisional, salah satunya menggunakan pengasapan. Artinya, cara memanen madu ini tidak harus merusak lingkungan dengan menebang pohon sialang yang menjulang tinggi hingga 15 meter ini, tapi dilakukan dengan cara yang lebih ramah terhadap lingkungan," imbuhnya.

Begitu pula dengan tari kreasi dulu di Hulu angkat aktivitas lingkungan di pesisir Pelalawan. Di mana kondisi ini dulunya menceritakan aktivitas masyarakat Nelayan mencari ikan dengan cara memancing menggunakan sampan di hulu kampung tanpa menggunakan racun atau bom sebagai upaya melestarikan lingkungan biota di perairan Sungai Kampar. 

"Alhamdulillah, kedua tari ini sudah berhasil meraih prestasi yang membanggakan. Seperti tari Madu Sialang berhasil meraih penghargaan Juara 3 Pordisnas tingkat Nasional. Sedang, tari kreasi Dulu di Hulu berhasil tampil dalam acara kenduri akbar Riau. Untuk itu, kita berharap usaha maksimal yang telah ditampilkan para pelajar ini bisa membuahkan hasil yang baik. Yakni menjadi pemenang di tingkat Provinsi hingga go Internasional," tuturnya.

Dengan adanya kegiatan Go Green Hulu Migas di SMAN Bernas Binsus Pangkalan Kerinci ini, sebut Tati, pihaknya berharap adanya dukungan dari SKK Migas dan KKKS agar dapat mensupport kegiatan di sekolah ini.

Soalnya, sekolah yang baru dibangun pada tahun 2017 lalu ini masih memiliki banyak kekurangan. Khususnya pembangunan sekolah yang masih minim, seperti tidak adanya aula dan juga masih minimnya tanaman pohon sebagai pelindung dan pemberi oksigen bagi manusia.

"Selama ini para siswa dan siswi SMAN Bernas Binsus Pangkalan Kerinci tidak mengetahui apa itu SKK Migas dan Hulu Migas. Melalui kegiatan ini, kita optimis para siswa mendapat ilmu tentang hulu migas, sehingga nantinya bisa mendapat peluang bekerja dan SKK Migas semakin dicintai masyarakat," terang Kepala SMAN Bernas Binsus Pangkalan Kerinci.

Di kegiatan hadir Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumbagut, Nora Asimah, Media Relation Officer EMP Bentu Limited, Muhammad Hanshardi, SHE Enviro Technician EMP Bentu Limited, Hamdani, serta Environment Officer Pertamina EP Lirik, Satria Kelana Putra bersama jajaran serta perwakilan Komite SMAN Bernas Binsus Tengku Alfirman.

KKKS yang memberikan dukungan kegiatan Go Green Hulu Migas dihadiri EMP Energi Riau, EMP Bentu Limited, EMP Energi Gandewa, PT Imbang Tata Alam, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) WK Rokan, PT Bumi Siak Pusako, PT Pertamina EP Lirik Field, Texcal Energy Mahato, PT SPR Langgak, dan PT APG West Kampar Indonesia.