Toba, katakabar.com - Kerusakan jembatan dan persoalan genangan air di sekitar lokasi permukiman warga menjadi dua masalah infrastruktur yang dihadapi sebagian masyarakat Kabupaten Toba, termasuk di Kecamatan Bonatua Lunasi.
Di Dusun II Lumban Tabu, Desa Nagatimbul, warga mengandalkan potongan kayu untuk membantu kendaraan melintasi jembatan yang sebagian strukturnya ambruk.
Sementara itu, enam keluarga di Dusun Sosor Dolok, Desa Silamosik Dua, menghadapi genangan setiap kali hujan turun. Kedua persoalan tersebut ditinjau Wakil Bupati Toba, Audi Murphy Sitorus, Jumat (16/10/2026).
Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi lapangan sekaligus mencari langkah penanganan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Di Dusun II Lumban Tabu, jembatan sepanjang sekitar lima meter itu menjadi akses penting menuju permukiman warga dan penghubung Desa Nagatimbul dengan Desa Nagatimbul Timur.
Namun, sebagian badan jembatan telah ambruk sehingga warga melakukan perbaikan sementara secara swadaya.
“Ini sudah lama rusak. Sudah pernah diperbaiki dengan dana swadaya, jadi sudah ditempel-tempel ini,” ujar tokoh agama setempat, Pdt. Lintong Sitorus, kepada Wakil Bupati.
Kondisi tersebut membuat warga menghadapi risiko ketika melintas, terutama saat kendaraan harus melewati bagian yang diperbaiki secara darurat.
Akses yang tidak memadai juga berpotensi menyulitkan mobilitas masyarakat, termasuk ketika keluarga dari perantauan pulang menjelang akhir tahun.
Jembatan Rusak dan Genangan Air di Permukiman Warga, Wabup Toba Turun Meninjau
Diskusi pembaca untuk berita ini