Jumlah benih yang diterima setiap kelompok tani disesuaikan dengan luas lahan yang diajukan melalui proposal, dengan alokasi sekitar 150-200 kilogram per kelompok.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Toba, Lena Pardede, mengatakan bantuan tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan penyaluran, tetapi benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan produksi bawang merah di tingkat petani.
Menurut Lena, bawang merah merupakan salah satu komoditas unggulan yang perlu terus dikembangkan.
Selain memenuhi kebutuhan pasar, peningkatan produksi juga diharapkan membuka peluang bagi petani lokal untuk menjadi penangkar benih.
“Jumlah dari benih yang kita distribusikan hari ini kurang lebih 2,2 ton yang peruntukkannya, untuk 7 kecamatan dan 14 kelompok tani,” kata Lena.
Adapun benih yang diterima oleh kelompok tani jumlahnya bervariasi. “Jumlah yang diterima oleh kelompok tani bervariasi. 150 Kg sampai 200 Kg,” ujarnya.
Pemkab Toba Salurkan 2,2 Ton Benih Bawang Merah, Jaga Harga Pangan Jelang Nataru
Diskusi pembaca untuk berita ini