Pekanbaru, katakabar.com - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menegaskan bahwa Provinsi Riau merupakan salah satu daerah dengan potensi energi terbesar di Indonesia.
Ia mengatakan, kekuatan Riau di sektor energi didukung oleh potensi perkebunan kelapa sawit dan minyak serta gas bumi yang sangat besar.
"Sektor tersebut menjadi bagian penting dalam menopang ketahanan energi nasional," kata SF Hariyanto dalam acara Sarasehan Pasis Seskoau A-65 pada Rabu (29/7).
SF Hariyanto menjelaskan, Riau memiliki luas perkebunan kelapa sawit sekitar 3,87 juta hektare. Luasan itu menjadikan Riau sebagai provinsi dengan perkebunan sawit terluas di Indonesia atau sekitar 21,23 persen dari total luas perkebunan sawit nasional.
"Dari lahan tersebut, Riau mampu memproduksi sekitar 9,4 juta ton crude palm oil (CPO) per tahun. Jumlah itu setara dengan 20,11 persen dari total produksi CPO nasional," ujarnya.
Di sektor minyak dan gas bumi, lanjutnya, Riau juga menjadi salah satu penopang utama energi nasional. Produksi minyak bumi di provinsi ini mencapai sekitar 131.040 hingga 151.550 barel per hari (BOPD).
Angka tersebut memberikan kontribusi sekitar 24 hingga 30 persen terhadap total produksi minyak nasional. Karena itu, Riau dinilai memiliki posisi strategis dalam menjaga pasokan energi Indonesia.
Selain itu, keberadaan Kilang Pertamina RU II Dumai turut memperkuat peran Riau di sektor energi. Kilang tersebut memiliki kapasitas pengolahan sekitar 170.000 barel per hari atau setara 16,5 persen dari total kapasitas pengolahan nasional.
SF Hariyanto menambahkan, letak Riau yang berada di jalur pelayaran internasional Selat Malaka juga menjadikan provinsi ini sebagai salah satu pusat distribusi energi dan ekspor komoditas strategis Indonesia.
"Posisi geografis ini, semakin memperkuat peran Riau dalam mendukung ketahanan energi dan pertahanan negara," jelasnya.
Peran Riau Bagi Ketahanan Energi Nasional, CPO dan Minyak Bumi Melimpah per Tahunnya
Diskusi pembaca untuk berita ini