Riau, katakabar.com - Resmi terbentuk dan berdiri asosiasi yang mewadahi pelaku usaha perkebunan kelapa sawit yang tidak hanya mencakup pemilik kebun skala kecil, dan menengah, serta penyedia jasa dan layanan terkait kelapa sawit.
Keberadaan organisasi ini diharapkan bisa mendukung pemerintah untuk mewujudkan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan, dan swasembada pangan, serta energi berbasis perkebunan kelapa sawit.
Ketua Gabungan Pengusaha Pertanian & Perkebunan Kelapa Sawit Indonesia (GAPERKASINDO), Hasyari Nasution menjelaskan, organisasi yang ia pimpin miliki visi dimaksud mewujudkan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan dan berdaya saing melalui pemberdayaan lingkungan petani, pengembangan ekonomi lokal, dan peningkatan kesejahteraan Bangsa Indonesia.
Di mana, ujar Hasyari, beranggotakan perusahaan pemilik perkebunan kelapa sawit skala kecil dan menengah, perusahaan penyedia pupuk dan sarana pertanian serta perusahaan penyedia jasa seperti pelatihan, konsultan, pengembangan industri pengolahan serta usaha terkait kelapa sawit.
“Saat ini anggota GAPERKASINDO terbesar di sejumlah provinsi sentra kelapa sawit, yakni Aceh, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Bengkulu, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur dan Sulawesi Selatan yang rencananya akan dikembangkan badan pengurus daerah," jelas Hasyari.
GAPERKASINDO, tutur Hasyari, dalam mewujudkan visinya bakal menggelar kegiatan untuk membantu akselerasi penerapan ISPO dan supply chain, memberikan masukan terkait kebijakan perkelapa sawitan dan strategi pengembangan kelapa sawit terintegrasi pangan dan energi, memfasilitasi implementasi carbon trading pada perkebunan kelapa sawit, membantu percepatan realisasi program peremajaan sawit rakyat.
Selain itu, ucapnya, sarana prasarana dan SDM guna peningkatan produksi perkebunan perkebunan rakyat serta penguatan keberlanjutan kelembagaan usaha petani, memfasilitasi penerapan standarisasi perusahaan penyedia jasa dan layanan terkait kelapa sawit untuk mewujudkan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan, dan membantu melakukan promosi untuk memperkuat image positif kelapa sawit nasional, sosialisasi penerapan budidaya sesuai kaidah teknis dengan mempertimbangkan jejak carbon serta menyebarluaskan program ataupun kebijakan pemerintah.
“Kami siap mendukung berbagai kebijakan strategis pemerintah dan berkontribus pada pengembangan perkebunan yang berkelanjutan. Kehadiran kami diharapkan dapat memberikan warna baru bagi perkelapasawitan nasional," tegas pengusaha perkebunan yang berdomisili di Provinsi Riau.
GAPERKASINDO sebagai pendukung, pendamping & pemantau program Presiden RI, Prabowo Subianto, fokus Asta Cita terhadap program ketahanan pangan dan pertanian di Indonesia meliputi:
Fokus Utama
1. Peningkatan Produksi Pangan
Meningkatkan produksi pangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mengurangi ketergantungan pada impor
2. Penguatan Ketahanan Pangan Nasional
Memperkuat ketahanan pangan nasional dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi pangan
Strategi Implementasi
1. Kolaborasi dengan Kementerian Pertanian
Bekerja sama dengan Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produksi pangan dan mengembangkan pertanian
2. Pengembangan Pertanian
Mengembangkan pertanian dengan teknologi modern dan pendekatan yang berkelanjutan
Tujuan Akhir
1. Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menyediakan pangan yang cukup dan berkualitas
2. Mencapai Indonesia Emas 2045
Mencapai tujuan Indonesia Emas 2045 dengan meningkatkan ketahanan pangan dan pertanian.
Resmi Berdiri, Asosiasi Pengusaha Pertanian dan Perkebunan Kelapa Sawit Indonesia
Diskusi pembaca untuk berita ini