Rupat, katakabar.com - Kepolisian Resor Kabupaten Bengkalis terus berjuang tak kenal lelah padamkan api yang membakar kawasan hutan yang terjadi di atas lahan seluas 20 hektar dua desa, yakni Desa Dungun Baru dan Desa Teluk Lecah, Kecamatan Rupat Provinsi Riau.

Kapolres Kabupaten Bengkalis, AKBP Setyo Bimo Anggoro yang pimpin giat pemadaman hingga api yang membakar hutan di kawasan dua desa di masa lebaran benar-benar padam. Itu untuk mengantisipasi dampak yang cukup besar terhadap lingkungan sekitar. Apalagi peristiwa kebakaran bisa mengancam keberlangsungan hidup satwa liar yang hidup di sekitar hutan.

Total 30 orang personel yang tergabung di dalam Satuan Tugas (Satgas) Polres Bengkalis turun tangan untuk melakukan pemadaman kebakaran. Padahal sebelumnya, Satgas Polres Bengkalis baru kelar melaksanakan giat yang sama delapan hari lamanya, yakni di Desa Tanjung Leban Kecamatan Bandar Laksamana, dan membantu pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) enam hari lamanya, dan  di Desa Pelintung Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai dua hari lamanya.

Kepolres Bengkalis, AKBP Setyo Bomo Anggoro diteruskan Humas Polres Bengkalis AKP Buha Purba kepada wartawan lewat siaran persnya, Satgas Polres Bengkalis sudah dua hari berjibaku padamkan kebakaran hutan di Pulau Rupat.

"Lokasi kebakaran jauh sulit dijangkau, dan kondisi cuaca panas ekstrim serta sumber air terbatas menyulitkan Satgas untuk melakukan pemadaman. Tapi, dengan semangat juang dan kerja keras, tim pemadam kebakaran Polres Bengkalis terus berupaya untuk memadamkan api yang berkobar-kobar di hutan dengan menggunakan enam mesin pompa air, lima belas selang dan satu drone," ujarnya.

Terima kasih kepada seluruh Satgas Polres Bengkalis dan tim lain dari TNI, BPBD, RPK, dan MPA tutur Kapolres Bengkalis, sudah bekerja keras dan tanpa lelah memadamkan kebakaran hutan ini seraya menjelaskan hutan seluas sepuluh hektar di Desa Dungun Baru sudah padam tapi masih pendinginan, dan hutan seluas sepuluh hektar di Desa Teluk Lecah masih terbakar.

Untuk itu lanjut AKBP Setyo, kepada seluruh masyarakat diminta untuk senantiasa menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan di masa depan. Begitu pun kepada perangkat Desa agar lebih aktif dalam membantu upaya pencegahan dan penanganan Karhutla.

Pada penanggulangan kebakaran hutan ini, Polres Bengkalis bekerja sama dengan instansi terkait, seperti TNI dari Kodim 0303 Bengkalis dan BPBD Kabupaten Bengkalis.

Hal ini dilakukan untuk memperkuat dan memaksimalkan upaya penanggulangan kebakaran hutan yang terjadi di daerah tersebut, sebutnya.