Sinabung Keluarkan Asap Putih dan Kelabu Setinggi 1500 Meter

Karo, katakabar.com - Gunung api Sinabung di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara keluarkan asap putih dan kelabu setinggi 1500 meter, pada Kamis (25/2).

Dari pengamatan Badan Geologi, PVMBG dari pukul 06.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB siang, kondisi cuaca cerah dan berawan, angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur, selatan, dan barat, dimana suhu udara 19 hingga 26 derajat celcius, aktivitas gunung api Sinabung cukup jelas 0-I.

Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang dan tinggi 50-300 m di atas puncak kawah. Teramati guguran dengan jarak luncur 800 m mengarah ke timur dan tenggara, kata KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan gunung api Sinabung, Moh Nurul Asrori lewat keterangan persnya.

Masih dari pengamatan kata Nurul, asap kawah bertekanan lemah. Letusan 1, amplitudo 66 mm berdurasi 191 detik, guguran 44, amplitudo 2 hingga 90 mm berdurasi 35 hingga 150 detik. Hembusan 2, amplitudo 20 hingga 25 mm berdurasi 50 detik.

Untuk low frekuensi, jumlah 39, amplitudo 2 hingga 10 mm berdurasoli 7 hingha 30 detik. Hybrid/fase banyak jumlah 3, amplitudo 3 hingga 7 mm S-P 0 detik berdurasi 8 hingga 10 detik, dan vulkanik dalam 1, Amplitudo 22 mm, S-P 1,5 detik berdurasi 15 detik, jelasnya.

Nah, tingkat aktivitas lanjut Nurul, gunung api Sinabung Level III (Siaga). Kepada masyarakat dan pengunjung atau wisatawan agar tidak melakukan aktivitas di desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius radial 3 kilometer dari puncak gunung api Sinabung.

Begitu pula radius sektoral 5 kilometer untuk sektor selatan-timur, dan 4 kilometer untuk sektor timur-utara.

Kalau terjadi hujan abu, masyarakat diimbau memakai masker bila keluar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik.

Sarana air bersih amankan, dan bersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang lebat agar tidak roboh.

Selan itu, masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di gunung api Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar, sebutnya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait