Duri, katakabar.com - Masyarakat yang berada di dua kelurahan, yakni Talang Mandi dan Titian Antui, Duri, Kabupaten Bengkalis, Riau, persisnya di kawasan kilometer 6, 7, dan 8 Jalan Gajah Mada sudah tiga pekan belakangan resah dan cemas diteror seekor Beruang Madu.
Seorang warga kilometer 8 Jalan Gajah Mada, Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau, Sahril M 69 tahun kepada katakabar.com, Selasa (13/5) menyatakan, Beruang Madu ini muncul teror masyarakat di malam hari sekitar pukul 22.00 WIB dan pukul 23.00 WIB.
"Beruang Madu muncul tiba-tiba, berkeliling seperti mencari mangsa lantaran kelaparan di kawasan pemukiman atau hunian masyarakat dua kelurahan," ujar Sahril.
Ketika Beruang Madu muncul memasuki pemukiman masyarakat, cerita Sahril, warga ketakutan cuma bisa mengintip dari jendela rumah masing-masing melihat gerak gerik hewan buas itu.
"Sudah dua ekor Babi dimangsa dan satu ekor kucing milik salah seorang warga dicakar seminggu lalu dan saat ini sudah mati. Tidak hanya itu, seorang jamaah masjid hendak mengambil wudhu terkejut melihat Beruang Madu tiba-tiba muncul persis di belakang masjid. Melihat Beruang Madu muncul, jamaah masjid tadi urungkan niat untuk berwudhu lebih memilih untuk selamatkan diri," jelas Sahril.

Kata Sahril, Beruang Madu kelaparan tidak hanya menghajar Babi, dan Kucing, ternak dN tanaman warga, seperti Nenas, Klengkeng, Ubi, Pohon Kelapa, Ayam, Telur Ayam, dan lainnya habis dimangsa.
"Kalau hewan ternak, dan tanaman warga sudah habis dimakan, masyarakat khawatir Beruang Madu sasar warga terutama anak-anak sedang bermain, dan sekolah MDA di kawasan pemukiman," tuturnya.
Menurut Sahril, sebelum Beruang Madu sasar warga diharapkan kepada pihak terkait, dan berwenang agar melakukan langkah-langkah antisipasi guna mencegah agar tidak terjadi hal-hal tidak diinginkan.
"Petugas dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam atau BKSDA Riau sudah pernah turun ke lokasi sempat berusaha mencari Beruang Madu yang teror masyarakat tapi tidak lama. Lalu, petugas BKSDA turun lagi ke lokasi untuk memasang perangkap, itu sepuluh hari lalu, dan sejak itu setahu saya tidak ada lagi petugag BKSDA turun ke lokasi," terangnya.
Sudah Tiga Pekan Beruang Madu Teror Masyarakat Dua Kelurahan Di Duri
Diskusi pembaca untuk berita ini