Bengkalis, katakabar.com - Wakil Bupati Kabupaten Bengkalis, Bagus Santoso ikuti rapat pengendalian inflasi yang dipimpin Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, Selasa (4/3) di ruang rapat Hang Jebat Kantor Bupati Bengkalis, secara daring.
Di antara isu yang dibahas, yakni jaminan produk halal, yang menjadi perhatian penting bagi masyarakat, terutama di sektor pangan, dan perdagangan selama bulan suci ramadhan.
Menurut Mendagri, produk halal tidak hanya berkaitan dengan aspek keagamaan, tapi memiliki dampak ekonomi, terutama sektor perdagangan dan industri makanan.
"Kepastian halal suatu produk dapat meningkatkan kepercayaan konsumen# dan daya saing pasar, baik di tingkat nasional maupun internasional," ujar Tito.
Pemerintah Daerah atau Pemda, Harap Mendagri, dapat memperkuat pengawasan harga barang, serta pastikan produk yang beredar telah memiliki sertifikasi halal sesuai regulasi yang berlaku.
"Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci guna mengatasi lonjakan harga, dan memastikan ketersediaan produk halal bagi masyarakat," jelasnya.
Dijabarkan Tito, Implementasi Undang-Undang Jaminan Produk Halal (UU JPH) terus diperkuat agar produk yang dikonsumsi masyarakat sesuai dengan standar halal yang telah ditetapkan.
Lantaran itu, seru Mendagri, Pemerintah Daerah atau Pemda diminta untuk mendukung percepatan sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) guna menjaga daya saing dan memenuhi kebutuhan pasar.
Wakil Bupati Bengkalis, Bagus Santoso menimpali, Pemerintah Daerah atau Pemda Kabupaten Bengkalis aktif, dan memantau harga, serta distribusi barang, termasuk memastikan produk halal tersedia dengan harga yang wajar dengan berkolaborasi antara BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal),
"Pemerintah daerah, dan pelaku usaha bakal diperkuat guna mendukung percepatan sertifikasi halal dan stabilitas harga khusus nya di Kabupaten Bengkalis," terang Bagus. (Infotorial)
Wabup Bengkalis Ikuti Rapat Inflasi Bahas Jaminan Produk Halal
Diskusi pembaca untuk berita ini