Kabupaten Oku

Sorotan terbaru dari Tag # Kabupaten Oku

Harga TBS Sawit Naik di Pabrik, Para Petani Optimis Harga Takkan Hancur di OKU Sawit
Sawit
Rabu, 17 Januari 2024 | 14:53 WIB

Harga TBS Sawit Naik di Pabrik, Para Petani Optimis Harga Takkan Hancur di OKU

Baturaja, katakabar.com - Para petani atau pekebun optimis harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit takkan hancur di Kabupaten OKU. Optimisme para petani atau pekebun tersebut seiring harga TBS kelapa sawit naik di tingkat pabrik dan indikasi harga minyak goreng kelapa sawit stabil serta cendrung naik. Saat ini, harga TBS kelapa sawit di Kabupaten OKU, Provinsi Sumatera Selatan naik dibandrol Rp2.300 per kilogram di tingkat pabrik. Harga ini mengalami perubahan dari empat hari lalu. Dilansir dari laman sripoku.com, pada Rabu (17/1) siang, harga TBS kelap sawit di awal tahun 2024 masih sebesar Rp2.145 per kilogram. Tapi, sepekan kemudian, di paruh dua Januari 2024 terjadi kenaikan sebesar Rp25 per kilogram jadi dibeli Rp2.170 per kilogram di tingkat pabrik. Memasuki pekan ketiga Januari 2024, harga TBS kelapa sawit ini naik lagi sebesar Rp80 per kilogram jadi dibandrol sebesar Rp2.300 per kilogram di tingkat pabrik. Jika dibandingkan dengan harga TBS kelapa sawit si awal tahun 2023 lalu di angka Rp2.345 per kilogram, tapi memasuki pertengahan tahun 2023 harga TBS kelapa sawit turun sekitar Rp400 per kilogram jadi dibeli Rp1.950 per kilogram di tingkat pabrik, dan harga ini terus turun hingga menjadi sebesar Rp1.835 per kilogram. Tapi, di akhir tahun 2023 lalu, harga TBS kelapa sawit di Kabupaten OKU ditutup dengan harga Rp2.145 per kilogram. Di mana harga ini bertahan hingga pekan pertama Januari 2024. Meski naik tipis, kondisi ini membuat para petani sawit tidak khawatir masih tetap optimis. Harga TBS kelapas Rp2.300 per kilogram ini di tingkat pabrik. Sedang, untuk harga di tingkat petani ikut naik walau tipis. Setakat ini di tingkat petani, harga TBS kelapa sawit dipastikan ikut naik kisaran Rp1.850 per kilogram hingga Rp1.900 per kilogram.

Petani Kelapa Sawit Lesu di Lengkiti, Harga TBS Lebih Murah Dari 'Mie Instan' Sawit
Sawit
Jumat, 07 Juli 2023 | 15:37 WIB

Petani Kelapa Sawit Lesu di Lengkiti, Harga TBS Lebih Murah Dari 'Mie Instan'

Ogan Komering Ulu, katakabar.com - Harga Tandan Buah Sawit (TBS) di wilayah Kecamatan Lengkiti, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) anjlok. Penurun harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit terjadi selepas hari raya Idul Adha 1444 hijiriah tahun 2023. Dilansir dari laman OKES.NEWS, Kalau sebelum hari raya Idul Adha, harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di tingkat pengepul Rp1.700 per kilogram. Tapi di hari pertama usai hari raya Idul Adha terus anjlok ke level angka Rp1.500 per kilogram. Bahkan, saat ini harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit Rp1.300 per kilogramdi tingkat pengepul, kata salah satu petani sawit di Desa Lubuk Dalam, Amri, pada Kamis (6/7) kemarin. Melihat kondisi itu, petani berharap pemerintah bisa memperhatikan nasib mereka, dan menaikkan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit agar bisa normal lagi. “Harapan kami, harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit naik kembali,” ujarnya. Kepala Desa Lubuk Dalam, Herman mengakui pihaknya menerima keluhan dari petani kelapa sawit mandiri terkait anjloknya harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit. Apalagi, harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit saat ini jauh lebih murah dari sebungkus mie instan. “Sekarang ini, harga sawit per kilogramnya lebih murah dari sebungkus mie instan merk Indomie," jelas Herman. Lantaran itu, banyak warga yang mengeluh dengan anjloknya harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit ini. Mereka para petani jadi lesu, tambahnya.