Duri, katakabar.com - Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum atau SPBU Codo 13.287.620 yang beroperasi di bilangan Jalan Rangau kilometer 7, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Duri, Kabupaten Bengkalis, Riau, mendadak heboh dengan adanya penyergapan yang dilakukan personel polisi berbaju preman, dan mengamankan tiga orang diduga melakukan penyalahgunaan BBM Subsidi jenis Bio Solar, Selasa (6/5) sore.

Dari berbagai sumber yang dipercaya diterima katakabar.com, Selasa sore kemarin Aparat Penegak Hukum atau APH dari Polda Riau yang melakukan pernyegapan sekaligus tangkap tangan  1 pembeli, dan 2 karyawan SPBU Codo 13.287.620 tersebut.

Selain menangkap tiga orang diduga melakukan tindak pidana penyalahgunaan BBM Subsidi jenis Bio Solar. Polisi pasang garis polisi di salah satu Pompa diduga BBM Subsidi jenis Bio Solar.

Sedang dari video yang diterima katakabar.com Selasa Malam tampak jelas beberapa orang APH berpakaian preman mengaman seorang laki-laki dan pasang garis polisi salah satu Pompa SPBU Codo 13.287.620 yang berada di bilangan Jalan Rangau kilometer 7, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Duri, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Menanggapi penyergapan, dan penangkapan APH tersebut, Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol. Anom Karibianto, SIK saat dikonfirmasi katakabar.com, Selasa Malam belum memberikan keterangan resmi terkait penangkapan diduga pembeli dan karyawan, sekaligus pasang garis polisi salah satu Pompa SPBU Codo 13.287.620.

Humas Marketing Operation Regional I Sumatera Bagian Utara (MOR I Sumbagut) Pertamina, Patra Niaga, Susianto Satria, saat dikonfirmasi katakabar.com melalui pesan singkat WhatsApp Selasa sore menyatakan, sementara saya masih menunggu perkembangan lebih lanjut, dan mendukung upaya dari pihak Aparat Penegak Hukum.

"Sementara saya masih menunggu perkembangan lebih lanjut, dan mendukung upaya dari pihak Aparat Penegak Hukum," ujarnya singkat.