Bantuan disalurkan secara non-tunai melalui rekening masing-masing penerima dengan menggandeng PT Bank Sumut. 

Pemerintah daerah menyebut mekanisme tersebut diterapkan untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas penyaluran sekaligus memastikan penerima memperoleh bantuan tanpa potongan.

Bupati Taput mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah mendampingi masyarakat dalam menghadapi dampak bencana. 

Menurutnya, penanganan tidak berhenti pada pemberian bantuan darurat, tetapi juga perlu dilanjutkan dengan dukungan untuk pemulihan kehidupan warga.

Sejak awal bencana, Pemkab Taput mengaku telah menyalurkan bantuan awal berupa bahan pangan dan kebutuhan logistik. 

Selanjutnya, bantuan uang diberikan untuk membantu warga memenuhi kebutuhan yang berkaitan langsung dengan dampak bencana.