Paket SMP Juga Diduga Mengandung Penggelembungan Harga

Temuan serupa juga ditemukan pada proyek meubelir SMP yang dikerjakan PT Bismacindo Perkasa dengan nilai kontrak mencapai Rp26,7 miliar.

Auditor mencatat bahwa sebagian besar barang yang dipasok dalam proyek tersebut bukan diproduksi langsung oleh PT BP. 

Perusahaan itu diketahui menjalin kerja sama dengan PT DNS berdasarkan perjanjian yang dibuat pada 19 Juni 2025.

Selain itu, auditor juga menemukan adanya alur pembayaran yang diduga tidak langsung mengalir kepada PT BP. Dalam dokumen pemeriksaan disebutkan terdapat keterlibatan perusahaan lain, yakni PT DIL.

Menariknya, dari seluruh komponen pengadaan, hanya papan tulis yang tercatat sebagai produk milik PT BP.