Pasaman Barat, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat bangun sinergi dengan Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan, demi petani dapat benih kelap sawit unggul.
Itu sebagai upaya untuk meningkatkan produktifitas kebun kelapa sawit petani, di Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat.
Plt Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Pasaman Barat, Afrizal menjelaskan kelapa sawit salah satu komoditi andalan Pasbar. Di mana kelapa sawit penopang perekonomian salah satu kabupaten di Provinsi Sumatera Barat.
"Langkah ini sebagai upaya untuk menjamin ketersediaan bibit unggul bagi petani. Tujuannya agar produksi kebun kelapa sawit lebih maksimal dan ekonomi masyarakat meningkat," ucapnya, dilansir dari laman EMG, Sabtu (4/10) siang.
Kerja sama itu, ulas Afrizal, terjalin saat pihaknya bersama Wakil Bupati, M Ihpan kunjungi PPKS, PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk (Lonsum), dan Balai Besar Perbenihan dan Pelindungan Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Medan beberapa waktu lalu.
Cerita Afrizal, mutu benih sangat penting pembangunan kebun kelapa sawit. Hal ini langkah awal untuk mendukung kelapa sawit berkelanjutan.
Selain produksi yang bagus, jelasnya, umur kebun kelapa sawit bakal lebih lama bila menggunakan benih yang berkualitas. Di mana umur tanaman bisa hingga 25 tahun.
"Kalau bibit tidak unggul, produksi kelapa sawit maksimal hanya 7 tahun. Itu pun hasilnya hanya 1 ton per hektar per bulan," terangnya.
Untuk itu, tambah Afrizal, pihaknya terus memberikan edukasi kepada petani agar menggunakan benih berkualitas atau bibit unggul saat membangun atau meremajakan kebun kelapa sawitnya.
"Apalagi luas kebun sawit di Pasaman Barat mencapai 189.508 hektare terdiri dari perkebunan besar seluas 62.574 hektare dan perkebunan rakyat seluas 126.934. Di mana produksi saat ini tercatat 2.873.113,89 ton," imbuhnya.
Pemkab Pasbar Bangun Sinergi dengan PPKS Demi Petani Dapat Benih Unggul
Diskusi pembaca untuk berita ini