Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Franshendrik mengingatkan perangkat daerah agar menggunakan anggaran yang tersedia secara maksimal dan mengutamakan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Ia juga meminta sektor pertanian dan pariwisata tetap mendapat perhatian. Kedua sektor itu dinilai memiliki potensi penting dalam mendukung perekonomian Kabupaten Toba.
Salah satu hal yang disorot ialah kondisi akses jalan menuju kawasan wisata.
Menurut Franshendrik, peningkatan kualitas infrastruktur jalan diperlukan agar mobilitas masyarakat dan wisatawan semakin baik, sekaligus mendukung pengembangan destinasi wisata daerah.
“Kita fokus ke pertanian dan pariwisata. Termasuk bagaimana akses jalan menuju tempat-tempat wisata di Kabupaten Toba dapat semakin baik,” ujarnya.
Sementara itu, anggota DPRD Toba dari Dapil I, Patuan Pardede, menyatakan kesiapan para legislator untuk menampung aspirasi masyarakat, baik yang disampaikan langsung oleh kepala desa, lurah maupun melalui perangkat daerah terkait.
Reses DPRD Toba di Balige dan Tampahan Fokus pada Pertanian dan Infrastruktur Wisata
Diskusi pembaca untuk berita ini