Pasirpangaraian, katakabar.com - Berondolan sawit ternyata punya nilai lebih tinggi ketimbang tandan buah segar (TBS). Harganya pun gak main-main mahalnya.
Di Peron ARD yang berada di Desa Pasir Utama, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, harganya bisa saat ini sudah menyentuh Rp 2.650/kg untuk petani.
"Harganya beda Rp 525/kg lebih tinggi dibandingkan dengan TBS. Kalau TBS kami beli ke petani Rp 2.125/kg," kata Adi, sopir di peron itu, Kamis (1/2).
Peron ARD, kata Adi, juga punya tujuan tersendiri untuk menjual berondolan- berondolan yang dibelinya dari petani.
"Kami jual di daerah Siantar, Sumatera Utaram di pabrik PT HBM, Huta Bayu Mersada," ujar Adi.
Adi mengatakan, pihaknya sengaja menjual berondolan cukup jauh lantaran harganya yang jauh lebih mahal ketimbang menjual di pabrik yang berada di Kabupaten Rokan Hulu, Riau.
"Kita gak tau pasti kalau harganya. Karena langsung ke bos itu. Tapi yang jelas di atas Rp 3 ribu. kalau di Riau, harga berondolan itu masih pecah Rp 3 ribu, masih d bawah Rp 3 ribu," sebutnya.
Dengan kondisi harga yang cukup tinggi ini, kata Adi, banyak petani yang memilih menjual berondolan secara terpisah ke peron tempatnya bekerja.
"Tiap hari full terus muatan. Tiap hari satu mobil berangkat. Pokonya empat mobil truk colt diesel itu gak ada berhenti. Baru pulang dari pabrik pagi, siang langsung muat, sore berangkat lagi. Gitu tiap hari," kata dia.
Berondolan Ternyata Lebih Menjanjikan, Harganya Pun Menggiurkan
Diskusi pembaca untuk berita ini